Warga Deburaimutik Gotong Royong Timbun Jalan Rusak Menuju SMA Negeri Bolan di Kabupaten Malaka
Apolonia Matilde April 01, 2026 11:19 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota


POS-KUPANG.COM, BETUN - Masyarakat Dusun Deburaimutik menunjukkan kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya dengan menggelar aksi gotong royong menimbun jalan berlubang yang menghubungkan permukiman warga menuju SMAN Bolan. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Deburaimutik, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/4/2026).

Aksi gotong royong itu dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang rusak parah di sejumlah titik. Lubang-lubang yang cukup dalam kerap menimbulkan genangan air saat hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan pejalan kaki.

Dalam kegiatan tersebut, warga secara swadaya menimbun bagian jalan yang rusak menggunakan material pasir dan kerikil kali. Material itu diperoleh dari sumbangan masyarakat setempat serta dukungan dari Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi Golkar, Agustinus Nahak.

Salah satu warga, Jonathan Seran Suri, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM mengungkapkan bahwa jalan tersebut telah dibuka sejak tahun 2012, namun hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk peningkatan atau perbaikan secara permanen.

“Jalan ini setiap hari digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari para guru, siswa SMAN Bolan, hingga anak-anak dari jenjang PAUD, SD, dan SMP, serta masyarakat umum. Namun kondisinya masih sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Jonathan, yang akrab disapa Jhon, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong tersebut. 

Ia juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Agustinus Nahak yang telah memberikan bantuan secara sukarela.

Meski berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur, semangat masyarakat untuk membangun daerah tetap tinggi. 

Jhon berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut, yang hingga kini masih tergolong terpencil dan membutuhkan perhatian serius.

“Semoga pemerintah tetap memperhatikan kondisi jalan ini. Kami berharap pembangunan infrastruktur bisa menjangkau daerah-daerah seperti yang kami alami,” harapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah, dimulai dari kampung halaman. "Ayo bangun NTT dari Kampung Malaka,” pungkasnya. (ito)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.