TRIBUNKALTIM.CO – Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi momen penting bagi ratusan ribu siswa di Indonesia.
Namun, bagi yang belum berhasil, peluang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri masih terbuka melalui jalur seleksi berikutnya melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Jalur ini menggunakan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yaitu tes seleksi yang dilakukan secara digital untuk mengukur kemampuan akademik calon mahasiswa.
Dengan kata lain, SNBT memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang belum berhasil di SNBP untuk tetap bersaing mendapatkan kursi di kampus negeri impian.
Ketua Umum Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok, menyampaikan bahwa jumlah peserta SNBP tahun ini mencapai 806.242 siswa.
Baca juga: Daftar Biaya Kuliah Universitas Mulawarman, Referensi untuk Mahasiswa Baru SNBP, SNBT, Mandiri 2026!
Jumlah tersebut terdiri dari 509.858 siswa SMA, 190.498 siswa SMK, 104.786 siswa MA, dan 1.100 peserta lainnya.
Dari total tersebut, hanya tersedia 189.017 kursi di 146 perguruan tinggi negeri, yang terdiri dari 76 PTN akademik, 26 PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), dan 44 politeknik negeri.
Tingginya jumlah peserta dibandingkan dengan daya tampung menunjukkan bahwa persaingan sangat ketat.
Dalam situasi ini, jalur UTBK SNBT menjadi peluang penting yang tidak boleh dilewatkan.
Bagi siswa yang tidak berhasil dalam SNBP 2026, panitia SNPMB menegaskan bahwa peserta masih bisa mengikuti UTBK SNBT 2026.
“Peserta yang belum lulus Seleksi Jalur SNBP masih mempunyai kesempatan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026,” ujar Eduart.
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 dibuka hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB, sehingga peserta diimbau untuk segera mendaftar dan tidak menunda hingga batas akhir guna menghindari kendala teknis.
Bagi yang bertanya cara daftar UTBK SNBT 2026 atau cara ikut SNBT, prosesnya dilakukan secara daring melalui portal resmi SNPMB. Peserta wajib mengikuti beberapa tahapan penting.
Langkah pertama adalah membuat akun SNPMB siswa. Akun ini digunakan sebagai identitas utama dalam seluruh proses pendaftaran.
Setelah akun dibuat, peserta dapat login dan mulai mengisi biodata lengkap, termasuk mengunggah pas foto terbaru.
Selanjutnya, peserta harus memilih program studi. Dalam SNBT 2026, peserta diperbolehkan memilih maksimal empat program studi. Pilihan tersebut bisa terdiri dari dua program sarjana (S1) dan dua program vokasi (D3 atau D4).
Urutan pilihan menunjukkan prioritas, sehingga sangat penting untuk mempertimbangkan strategi pemilihan jurusan.
Bagi peserta yang memilih program studi di bidang seni atau olahraga, diwajibkan mengunggah portofolio. Portofolio adalah kumpulan karya atau bukti kemampuan yang menjadi bagian dari penilaian selain hasil UTBK.
Setelah itu, peserta memilih lokasi ujian UTBK sesuai wilayah yang diinginkan, kemudian melakukan pembayaran biaya pendaftaran melalui bank mitra yang ditunjuk.
Tahap terakhir adalah mengunduh kartu peserta UTBK-SNBT. Kartu ini dapat diunduh pada periode 11 hingga 15 April 2026 dan wajib dibawa saat pelaksanaan ujian.
Untuk mengikuti SNBT 2026, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Peserta wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Selain itu, peserta merupakan siswa kelas 12 pada tahun 2026 atau lulusan tahun 2024 dan 2025. Bagi peserta Paket C juga diperbolehkan, dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
Bagi siswa yang belum memiliki ijazah, diwajibkan membawa surat keterangan dari sekolah.
Surat ini harus memuat identitas lengkap seperti nama, NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), pas foto terbaru, tanda tangan kepala sekolah, serta stempel resmi.
Peserta lulusan luar negeri juga dapat mendaftar, dengan syarat ijazah telah disetarakan. Selain itu, peserta harus memiliki kondisi kesehatan yang memadai agar tidak mengganggu proses studi.
Khusus bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra, diwajibkan mengunggah surat pernyataan sebagai bukti kondisi tersebut.
Biaya Pendaftaran SNBT 2026
Salah satu perbedaan utama antara SNBP dan SNBT adalah adanya biaya pendaftaran. Untuk mengikuti UTBK SNBT 2026, peserta dikenakan biaya sebesar Rp 200.000.
Biaya ini digunakan untuk pelaksanaan ujian berbasis komputer, termasuk sistem, pengawasan, dan fasilitas ujian. Oleh karena itu, peserta diimbau memastikan pembayaran dilakukan dengan benar agar proses pendaftaran tidak terhambat.
Ketentuan Penting yang Harus Diperhatikan
Ada beberapa aturan penting yang wajib dipahami peserta sebelum mengikuti SNBT 2026.
Pertama, peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK satu kali. Artinya, tidak ada kesempatan mengulang ujian di tahun yang sama.
Kedua, hasil UTBK hanya berlaku untuk seleksi SNBT tahun 2026 dan tidak bisa digunakan untuk tahun berikutnya.
Ketiga, peserta yang sudah dinyatakan lulus melalui jalur SNBP, baik tahun 2024, 2025, maupun 2026, tidak diperbolehkan mengikuti SNBT 2026.
Keempat, penilaian seleksi didasarkan pada hasil UTBK dan portofolio (khusus jurusan tertentu seperti seni dan olahraga).
Kapan Tes SNBT 2026 dan Pengumumannya?
Banyak peserta juga mencari informasi terkait kapan tes SNBT dan kapan pengumuman SNBT.
Setelah pendaftaran ditutup pada 7 April 2026, peserta akan mengikuti UTBK sesuai jadwal yang ditentukan panitia.
Adapun pelaksanaan UTBK SNBT 2026 yaitu tanggal 21 hingga 30 April 2026.
Sementara itu, hasil atau pengumuman SNBT dijadwalkan pada 25 Mei 2026.
Jadwal UTBK-SNBT 2026
Registrasi Akun SNPMB Siswa
12 Januari – 07 April 2026
Pendaftaran UTBK-SNBT
25 Maret - 07 April 2026
Pembayaran Biaya UTBK
25 Maret - 08 April 2026
Unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT
11 - 15 April 2026
Pelaksanaan UTBK
21 - 30 April 2026
Pengumuman Hasil SNBT
25 Mei 2026
Unduh Sertifikat UTBK
02 Juni – 31 Juli 2026
Strategi Lolos SNBT 2026
Dengan tingginya jumlah peserta dan terbatasnya daya tampung, persiapan menjadi faktor kunci dalam menghadapi SNBT.
Peserta disarankan memahami pola soal UTBK, berlatih secara rutin, serta memilih program studi dengan strategi yang matang. Selain itu, manajemen waktu saat ujian juga sangat menentukan hasil akhir.
Tidak hanya kemampuan akademik, kesiapan mental dan konsistensi belajar juga menjadi penentu keberhasilan dalam seleksi ini.
Kesempatan Kedua Menuju Kampus Impian
SNBT 2026 menjadi peluang besar bagi siswa yang belum berhasil di jalur SNBP. Dengan sistem seleksi berbasis tes, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kemampuan mereka.
Pengumuman SNBP bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju perguruan tinggi. Bagi yang belum lolos, UTBK SNBT adalah pintu kedua yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.