Gempa M 7,6 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Potensi Tsunami, Warga Pesisir Diminta Jahui Pantai
Gryfid Talumedun April 02, 2026 09:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi kuat mengguncang perairan Laut Maluku pada Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 05.48 WIB. 

Berdasarkan data BMKG, gempa utama bermagnitudo 7,6 terjadi di koordinat 1,21° LU dan 126,25° BT dengan kedalaman 18 kilometer.

Tak lama berselang, gempa susulan kembali terjadi, masing-masing bermagnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan 5,2 pada pukul 06.12 WIB.

Aktivitas gempa susulan diperkirakan masih akan terus berlangsung.

Baca juga: Gempa 7,6 SR di Bitung Berpotensi Tsunami, Gubernur YSK Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah.

Di Kota Ternate intensitas mencapai V–VI MMI, sementara di wilayah Ibu tercatat V MMI.

Getaran juga terasa di Kota Manado pada skala IV–V MMI, serta di Gorontalo dan sekitarnya dengan intensitas lebih rendah.

Sejumlah pos pengamatan gunung api seperti Dukono, Karangetang, hingga Tangkoko dan Mahawu turut merekam getaran dengan skala III hingga V MMI.

Secara geologi, wilayah terdampak memiliki karakter tanah beragam, mulai dari batuan vulkanik, sedimen, hingga endapan aluvial, dengan tingkat kerentanan gempa dari rendah hingga tinggi.

Gempa ini dipicu oleh mekanisme sesar naik yang berkaitan dengan aktivitas subduksi ganda di kawasan Punggungan Mayu, sehingga berpotensi menimbulkan tsunami.

Hingga laporan awal, telah dilaporkan adanya kerusakan bangunan serta korban luka.

Pemerintah melalui Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas.

Warga diminta menjauhi kawasan pantai hingga ada pernyataan resmi aman, mewaspadai gempa susulan, serta memeriksa kondisi bangunan masing-masing.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mematuhi jalur evakuasi dan menghindari area rawan longsor, terutama saat hujan, guna meminimalkan risiko lanjutan.

Imbauan

- Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

- Masyarakat diharapkan menjauhi pantai hingga ada informasi aman dari BPBD setempat. 

- Masyarakat dihimbau untuk melakukan pemeriksaan mandiri terkait kondisi bangunan setelah terjadi gempa bumi.

- Masyarakat diimbau mengamati, mematuhi, dan menjaga rambu evakuasi.

- Masyarakat diimbau menjauhi daerah tebing yang berpotensi terjadi gerakan tanah, terutama saat terjadi hujan.

- Bangunan di daerah rawan gempa bumi diharapkan dapat mengikuti kaidah bangunan tahan gempa, guna menghindari risiko kerusakan, serta dilengkapi dengan jalur evakuasi.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.