Inilah lima destinasi wisata dengan pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia. Bandung menjadi salah satu di antaranya.
Daftar itu dirilis oleh Agoda pada Februari 2026. Dari lima destinasi di Asia, Bandung di Jawa Barat menempati peringkat ketiga.
Pariwisata Bandung dinilai mengalami pertumbuhan yang cepat. Penilaian ini didasarkan pada sejumlah indikator, mulai dari meningkatnya jumlah akomodasi, berkembangnya destinasi wisata, terutama buatan bertambahnya jumlah turis dalam setahun terakhir, hingga pertumbuhan ekonomi yang ditopang sektor pariwisata.
Dikutip dariKamis (2/4/2026), bahwa Bandung yang terkenal sebagai "Paris-nya Jawa," memiliki iklim yang sejuk, arsitektur kolonial Belanda yang kaya (terutama art deco), suasana mode yang semarak dengan outlet pabrik, beragam kuliner seperti pisang bollen, dan sebagai pintu gerbang menuju objek wisata alam yang menakjubkan seperti gunung berapi Tangkuban Perahu dan danau kawah Kawah Putih.
Bandung juga merupakan tujuan belanja populer karena produk tekstil dan fesyen yang murah, terutama bagi wisatawan Malaysia dan Singapura.
Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), Bandung mencatat 24,25 juta perjalanan wisatawan pada 2025. Kabupaten Bandung mencapai 14,24 juta perjalanan. Wisata Bandung 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dengan peningkatan 23,18% dari 2024.
Dalam daftar itu, posisi pertama ditempati oleh Sa Pa di Vietnam, kedua oleh Okayama di Jepang, keempat dan kelima juga kota di Jepang, yakni Matsuyama dan Takamatsu.
"Destinasi-destinasi tersebut menariknya muncul sebagai pilihan utama wisatawan yang mencari keotentikan dan pengalaman budaya mendalam. Destinasi sekunder semakin menarik minat wisatawan, menandakan pergeseran lanskap pariwisata untuk tahun 2026," ujar Direktur Regional Asia Utara di Agoda, Jay Lee.





