Meski kamar hotel terlihat bersih, bukan berarti terbebas dari kutu kasur. Ahli parasitologi mengingatkan wisatawan untuk tetap waspada dan memberikan beberapa tips antisipasi agar liburan tetap nyaman dan aman dari gigitan serangga kecil ini.
Menurut Pest Clinic, perusahaan yang berfokus pada pelayanan jasa pengendalian hama, menyebutkan hama seperti kutu kasur itu kerap ditemukan di penginapan, bahkan di kamar yang terlihat bersih sekalipun.
"Sudah pasti bahwa kamar hotel yang bersih tanpa noda pun masih bisa menjadi tempat persembunyian kutu kasur, kutu-kutu ini tidak tertarik pada kotoran. Sebaliknya, mereka tertarik pada karbon dioksida, darah, dan kehangatan, hal-hal yang dapat ditemukan di mana pun seseorang tidur," pernyataan perusahaan itu dikutip dari , Kamis (2/4/2026).
Karena itu, wisatawan disarankan memeriksa kamar sebelum menempatkan barang bawaan. Namun, risiko terbesar justru terjadi saat kutu kasur ikut terbawa pulang.
Untuk penanganan awal, ahli pengendalian hama menyebut alkohol gosok dapat digunakan sebagai solusi cepat. Pemilik Diamond Exterminators, Jerry Eason, mengatakan cairan itu mampu membunuh kutu kasur dewasa dalam waktu singkat.
Ia menjelaskan alkohol gosok bekerja dengan melarutkan lapisan luar tubuh kutu, menyebabkan dehidrasi, dan membunuhnya dalam waktu sekitar 30 detik. Meski demikian, metode ini tidak sepenuhnya efektif. "Ini tidak menghilangkan telur atau kutu yang tersembunyi jauh di dalam," ujarnya.
Selain itu, efek alkohol hanya berlangsung saat cairan masih basah. Setelah mengering, zat tersebut tidak lagi berdampak pada kutu kasur.Pakar lainnya, Georgios Liakopoulos, menyarankan penggunaan alkohol dengan konsentrasi 70 persen karena dinilai lebih efektif menembus lapisan tubuh serangga.
Penggunaan alkohol harus dilakukan dengan hati-hati, terutama di area dengan ventilasi baik dan jauh dari sumber panas.
"Alkohol gosok harus digunakan dengan hati-hati dan hemat karena sangat mudah terbakar. Penggunaan alkohol gosok yang tidak tepat kemungkinan akan menciptakan situasi yang tidak aman," kata Georgios.
Di sisi pencegahan, wisatawan dianjurkan memeriksa kamar hotel secara menyeluruh sebelum digunakan. Langkah ini meliputi mengecek sudut kasur, furnitur berlapis kain, karpet, hingga bagian dalam laci.
Pakar perjalanan, Daniel Clarke, menyarankan agar koper tidak langsung diletakkan di tempat tidur atau lantai. Ia merekomendasikan menyimpannya sementara di bak mandi.
"Bak mandi dapat dengan mudah dibersihkan terlebih dahulu dan kemungkinan besar merupakan salah satu permukaan terbersih di ruangan karena frekuensi pembersihannya. Saya juga tidak menemukan serangga atau hama yang tidak diinginkan bersarang di tas saya sejak menyimpan barang bawaan di sana," kata dia.





