Manchester City Minta Kejelasan Guardiola, Belanja The Citizens Bisa Ikut Terpengaruh
Arif Tio Buqi Abdulah April 02, 2026 11:57 AM

TRIBUNNEWS.COM - Urusan Manchester City menjelang akhir musim 2025/2026 semakin menggunung.

Mereka tak hanya fokus soal mengejar Arsenal yang masih berkuasa di klasemen sementara Liga Inggris.

Manchester City juga harus memikirkan kelanjutan nasib mereka sendiri untuk musim-musim ke depan.

Baca juga: Virus FIFA Matchday Pusingkan Mikel Arteta, Arsenal Tak Seberuntung Manchester City

Hal itu berhubungan dengan masa depan pelatih mereka saat ini, Pep Guardiola.

Kontrak kerja Pep Guardiola sebenarnya masih bertahan hingga 2027 mendatang bersama Manchester City.

Namun dalam beberapa kesempatan, pelatih asal Spanyol ini mengisyaratkan dirinya tak akan bertahan lama lagi di Etihad Stadium.

Bisa saja Guardiola memutuskan hengkang di akhir musim 2025/2026.

Itu artinya, ia akan berhenti mengabdi setelah 10 tahun membersamai dan membangun skuad Manchester City menjadi tim yang luar biasa.

GUARDIOLA - Pelatih Manchester City Pep Guardiola memantau permainan anak asuhnya dalam pertandingan Liga Inggris 2024/2025.
GUARDIOLA - Pelatih Manchester City Pep Guardiola memantau permainan anak asuhnya dalam pertandingan Liga Inggris 2024/2025. (Mancity.com)

Masalahnya, Guardiola belum pernah mengatakan keinginannya secara gamblang.

Ia masih menyimpan sesuatunya sendiri saja.

Bahkan sang Direktur Olahraga Manchester City, Hugo Viana, masih tak tahu keputusan apa yang akan diambil eks pelatih Barcelona tersebut.

Faktor itulah yang coba dikejar kubu Manchester City saat ini.

Manchester City ingin mendapatkan jawaban langsung dari pelatih Guardiola soal kelanjutan masa depannya di Etihad.

Tak harus melalui konferensi pers besar dahulu, mereka juga membuka peluang berbicara empat mata dengan sang pelatih.

Mengetahui keinginan Guardiola menjadi penting lantaran Manchester City juga harus mempersiapkan banyak hal.

Jika Guardiola bertahan hingga kontraknya habis, ia bisa membantu Manchester City melakukan regenerasi pemain.

Ia sudah mulai mencicil pada beberapa musim terakhir dengan mendatangkan pemain-pemain usia muda dan matang dari sudut pandang sepak bola.

Namun masih ada beberapa posisi kunci lain yang belum terlalu lengkap, seperti sektor bek sayap, tengah, dan gelandang.

Keberadaan Guardiola bisa membantu meyakinkan para pemain untuk bergabung bersama The Citizens dan mencoba meraih trofi.

Sebagaimana yang mereka lakukan musim ini dengan memenangi Carabao Cup.

Pemain anyar seperti Rayan Cherki, Rayan Ait-Nouri, hingga Antoine Semenyo langsung bisa mengakhiri puasa gelar masing-masing.

Masalah bagi Manchester City akan semakin besar jika Guardiola memutuskan mundur setelah akhir musim ini.

Klub tak bisa hanya fokus mendatangkan pemain baru untuk memperkuat skuad saja.

Mereka juga harus mencari pelatih baru dalam jangka waktu pendek seiring mepetnya pengumuman dari Guardiola.

Mencari pelatih baru di era sepak bola modern bukanlah perkara mudah.

Bukan soal cuma nama besar saja yang kini diincar.

Kecocokan dengan tipe permainan dan pondasi tim juga harus menjadi pertimbangan.

Nama Enzo Maresca memang beberapa kali masuk dalam radar Manchester City.

Kebetulan juga pelatih asal Italia itu sedang menganggur lantaran dipecat Chelsea.

Soal DNA, tak perlu diragukan lagi Maresca mengambil ilmu dari siapa.

Ia adalah asisten Guardiola selama musim 2022/2023.

Selain itu ia juga berangkat dari pelatih tim Manchester City U23 yang menghasilkan banyak pemain jempolan saat ini di tim sendiri, seperti Nico O'Reilly dan Rico Lewis.

Meski demikian, lagi-lagi tangan tim manajemen masih terbelenggu untuk menitikberatkan opsi.

Mereka harus menunggu status Pep Guardiola terlebih dahulu untuk menentukan prioritas mendatangkan pemain baru atau pelatih baru.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.