TRIBUNMANADO.CO.ID - BITUNG - Sunda Plafon di dalam gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, wilayah Bitung 8 rusak, Kamis (2/4/2026).
Kondisi tersebut merupakan dampak dari peristiwa gempa magnitudo 7.6 terjadi pada Kamis, 2 April 2026, pukul 06.48 Wita, dengan lokasi koordinat 1.21 lintang utara 126.25 bujur timur.
Berjarak 127 kilometer (Km) tenggara Bitung - Sulut dengan kedalaman 18 km.
Kerusakan sunda plafon lepas dari rangka, hingga jatuh ke lantai bawah dan balkon lantai dua gereja.
Hal ini dibenarkan oleh Bapak Denny selaku Kostor Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, hampir pukul 07.00 Wita.
"Dari luar gereja kami dengar bunyi prak di dalam gereja. Saat kami masuk ke dalam sunda plafon rusak lepas dari rangkanya," kata Benny saat diwawancarai Reporter Tribun Manado Christian Wayongkere di dalam gedung gereja, Kamis (2/4/2026).
Saat wawancara berlangsung, cuaca di luar cerah.
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut hingga Malut, Gereja GKPMI Imanuel Lelewi Ternate Rusak Parah
Gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, terletak di Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Bitung.
Gedung gereja tersebut berjarak 2,5 Kilometer (Km) dari Kantor Polres Bitung di jalan RW Mongisidi.
Dapat di tempuh dengan waktu tujuh menit menggunakan kendaraan bermotor.
Lanjut Kostor Benny, saat kejadian tidak ada orang di dalam gedung gereja.
Puing-puing Sunda plafon yang rusak, dibersihkan olehnya bersama Pendeta Pelayanan dan sang suami.
Terpantau di lokasi, puing-puing sunda plafon berwarna putih ada yang masih di balkon lantai 2 gedung gereja, dan sudah di bersihkan dan letakkan di depan kanan gedung gereja.
Lampu LED yang terpasang di sunda plafon tersebut satu diantaranya jatuh dan satunya lagi tergantung.
Lanjutnya, akibat gempa ada dua titik retak di ruang TK Kirisuto No Ai samping gedung gereja.
Informasi lainnya, akibat peristiwa gempa bumi, terjadi kerusakan di bagian dalam mesjid Al-Mutaqin.
Tehel yang ada di bagian dalam masjid Al Mutaqin Kelurahan Girian Weru 1 Kecamatan Girian Weru 1 Kecamatan Girian.
"Iya, ada dampak gempa di dalam masjid Al Mutaqin. Tehel di tembok rusak," kata Ketua Badan Tamirul Mesjid (BTM) Mesjid Al-Mutaqin AKP Abdul Natip Anggai yang juga Kasi Humas Polres Bitung, Kamis (2/4/2026).
Informasi tersebut ia sampaikan kepada wartawan, disela melakukan evakuasi disebuah rumah warga yang terdampak gempa di Kelurahan Manembo-nembo Tengah Kecamatan Matuari Kota Bitung.
Baca juga: Gempa 7,6 Guncang Manado, Oma Deitje Sedang Bersihkan Rica saat Tertimpa Reruntuhan Bangunan GOR