Pemkot Bandung Warning 25 Persuhaan Travel, Ditindak Jika Armada Parkir Sembarangan di Long Weekend
Kemal Setia Permana April 02, 2026 01:44 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perhubungan Kota Bandung antisipasi parkir liar selama momen libur panjang pekan ini karena berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama akibat mobil travel yang kerap parkir di badan jalan.

Petugas Dishub pun menyiapkan langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis atau titik rawan kemacetan akibat keberadaan parkir liar.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan salah satu fokus penertiban selama momen libur panjang ini adalah kendaraan travel yang selama ini kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan.

“Kami telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur,” ujar Rasdian, Kamis (2/4/2026).

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan agar tidak parkir sembarangan selama momen libur panjang pekan ini. Jika tetap masih melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

Baca juga: Perjalanan Bintang Muda Persib Fasya Nur Syarif ke Timnas U20: Sebelumnya Mau Jadi Polisi

“Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan,” katanya.

Dia mengatakan, semua perusahaan travel dan para pengendara harus mematuhi aturan karena libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama dari luar kota yang masuk ke Bandung.

“Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” ucap Rasdian.

Selain itu, pihaknya juga memperketat penindakan terhadap pelanggaran. Rasdian menegaskan, tidak ada lagi sekadar imbauan pelanggar akan langsung dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Dengan demikian, penertiban parkir liar juga akan dilakukan di kawasan wisata seperti Alun-alun, Asia Afrika dan, Braga. Bahkan, pihaknya telah memasang water barrier di sejumlah titik untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan.

“Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” katanya.

Rasdian mengatakan, untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, pihaknya akan memberlakukan sistem kerja tiga sif bagi petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Bahkan, pengawasan diperketat pada sore hingga malam hari saat jumlah pengunjung biasanya meningkat.

Baca juga: Evakuasi KA dan MateriSelesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui

Selain itu, kata Rasdian, pihaknya menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan ketersediaan personel selama akhir pekan, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu.

“Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend,” ujar Rasdian. (*)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.