5 Jam Berjibaku dengan Api, Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi Padam 
Joseph Wesly April 02, 2026 01:50 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, MUSTIKA JAYA- Kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, akhirnya padam pada Kamis (2/4/2026) dinihari.

PLT Kepala Dinas Pemadaman dan Penyelamatan (Kadis Damkarmat) Kota Bekasi, Heryanto, mengatakan, pemadaman diperkirakan rampung usai memakan waktu higga lebih kurang lima jam. 

"Disdamkarmat mendapatkan laporan awal pada Rabu (1/4/2026) sekira pukul 20.00 WIB, lalu saat ini pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.00 WIB, kami sudah melakukan proses pendinginan api," kata Heryanto di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Heryanto menjelaskan, selama proses pemadaman, Damkar dari wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten dikerahkan.

Total ada sekira lebih kurang 100 personel yang ditugaskan.

"Kami kerahkan 15 unit mobil pemadam, dan alhamdulillah dibantu Pemda sebanyak tiga unit artinya sekitar 15 unit yang kami kerahkan malam ini," jelasnya.

Heryanto menuturkan, selama proses pemadaman dilakukan, pihaknya memastikan perlu kehati-hatian.

Baca juga: Ada 12 Orang Korban Kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi, Alami Luka Bakar hingga 70 Persen

Baca juga: Kepulan Gas Muncul di SPBE Bekasi Sebelum Kebakaran Terjadi

Mengingat kondisi lokasi kejadian dinilai sangat rentan terbakar.

Kemudian Damkar juga menggunakan metode pemadaman khusus, yakni dengan foam atau liquid detergen.

"Tentunya memadamkan api dgn kejadian gas seperti ini perlu penanganan khusus. Jangan sampai juga tadi di awal juga terjadi ledakan, karena memang sifat dasarnya gas akan meledak," tuturnya.

Ada 12 Korban

Seperti diketahui, kebakaran itu juga memakan korban.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya hingga Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.38 WIB, jumlah korban mencapai 12 orang.

"Korban masih dilakukan pendataan. Sementara ini data di kami ada 12 orang, dan itu sudah dibawq tersebar di beberapa Rumah Sakit (RS)," kata Kusumo di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Kusumo menjelaskan, para korban diketahui mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut.

"Rata-rata mengalami luka bakar sekitar 60-70 persen untuk para korban," jelasnya.

Kusumo menuturkan, selanjutnya para korban diarahkan pihaknya untuk sementara mengungsi di posko.

"Yang jelas ini kan ada posko, nanti dicatat oleh pihak relevan semua kerugian seperti apa, yang utama adalah keselamatan warga sekitar. Karena kami lihat banyak warga yg terdampak di sekitar," tuturnya. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.