Tribunlampung.coid, Bandar Lampung – Komisi V DPRD Lampung akan segera memanggil Dinas Kesehatan untuk rapat dengar pendapat (RDP) membahas lonjakan kasus campak yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di berbagai wilayah.
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Abdullah Sura Jaya mengatakan, pemanggilan ini menjadi langkah awal untuk memastikan data kasus campak akurat dan menyusun strategi penanganan.
“Langkah pertama, kita akan bahas di komisi lalu jika di sepakati kita akan panggil Dinas Kesehatan untuk memperbaiki dan memvalidasi data. Setelah itu, kita bahas program prioritas untuk mencegah penyebaran campak,” ujar Sura saat diwawancarai, Tribunlampung, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, penyebaran campak bergerak sangat cepat, dan sebelumnya belum sempat dibahas dalam rapat DPRD, termasuk pada periode bulan Ramadan.
Selain pemanggilan Dinas Kesehatan, DPRD juga mendorong pemerintah daerah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memperluas cakupan imunisasi, terutama bagi warga yang belum divaksin.
Baca Juga Cegah Campak, Pemprov Lampung Gencarkan Progam Imunisasi, Ideal 3 Dosis Imunisasi
“Upaya ini tidak cukup hanya dengan surat edaran. Edukasi langsung dan pemberian vaksin massal perlu segera dilakukan,” tambahnya.
Komisi V juga mengimbau Dinas Kesehatan untuk menyosialisasikan pentingnya vaksin campak, termasuk di sekolah-sekolah, agar anak-anak yang belum divaksin segera mendapatkan imunisasi.
“Penanganan campak harus melibatkan semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi,” katanya.
Data terakhir menunjukkan kasus campak telah muncul di selurih kabupaten/kota di Lampung, terdapat 591 yang sudah terpapar dari 15 kabupaten/kota.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)