Ammar Zoni Emosi Bahas Irish Bella, 'Kenapa Orang Sakit Dibuang?'
Kiki Novilia April 02, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Aktor Ammar Zoni meluapkan emosinya saat menghadapi gugatan cerai dari sang mantan istri, Irish Bella.

Hal ini diungkap Ammar Zoni dalam sidang pleidoi atau nota pembelaan atas kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

"Sungguh menyakitkan bukan karena rehabnya, melainkan kabar yang saya terima datang dari mantan istri saya," ucapnya dikutip dari Tribunnews. 

Diketahui Irish Bella resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap Ammar Zoni di Pengadilan Agama Depok pada 6 November 2023. 

Gugatan cerai Irish Bella itu datang saat Ammar Zoni sedang berjuang melawan kecanduan narkoba di panti rehabilitasi akibat dua kali terjerat barang haram.

Baca juga: Ammar Zoni Siap Bacakan Pledoi dalam Sidang Besok

Dengan suara bergetar, Ammar Zoni mengenang kembali saat-saat ia menerima kabar yang tak pernah ia duga sebelumnya.

Saat itu, ia baru saja divonis untuk menjalani rehabilitasi dan berharap bisa memperbaiki diri demi keluarganya. Namun, Irish Bella ingin mengakhiri rumah tangga mereka.

"Yaitu keinginannya untuk bercerai, meminta saya untuk berikan talak kepadanya," lanjutnya.

Ammar mengaku sangat menentang perceraian tersebut. Baginya, keputusan itu bertentangan dengan nilai-nilai keluarga yang ia pegang teguh, mencontoh kesetiaan almarhum ayahnya kepada ibunya hingga akhir hayat.

"Ya tentu saja saya menolak. Untuk saya yang dibesarkan oleh keluarga yang tidak ada kata bercerai," jelasnya.

Ia mencoba segala cara untuk mempertahankan rumah tangganya, mulai dari memohon, meratap, hingga menangis meminta kesempatan. Namun, keputusannya sudah bulat.

Momen itu membuatnya merasa diasingkan dan dibuang justru di saat ia paling membutuhkan dukungan. 

Ammar memposisikan dirinya sebagai orang yang sedang 'sakit' karena kecanduan, yang seharusnya dirawat, bukan ditinggalkan.

"Kecanduan adalah penyakit otak kronis yang sulit disembuhkan. Lalu kenapa orang yang sedang sakit dibuang?" ungkapnya.

"Di saat hanya dialah satu-satunya sebagai rumah tempat saya kembali pulang, tetapi malah diasingkan atas kekurangan saya," beber Ammar Zoni.

Kehancuran rumah tangganya ini, ditambah dengan kepergian sang ayah tak lama setelah itu, diakui Ammar sebagai titik terendah dalam hidupnya yang membuatnya kembali mencari pelarian yang salah dan berujung pada penangkapan untuk ketiga kalinya.

Sebagai informasi, saat ini Ammar Zoni sedang menghadapi kasus keempatnya dengan dugaan peredaraan narkoba di dalam rutan salemba.

Atas kasus ini Ammar dituntut hukuman pidana sembilan tahun penjara dan denda Rp500 juta. Sebelumnya Ammar Zoni telah tiga kali ditahan akibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.