TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat mendorong percepatan Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Papua Barat.
Hal itu disampaikan Koordinator Musprov KONI Papua Barat, Septer Dimara, dalam pertemuan terbuka bersama sejumlah pimpinan cabor, Kamis (2/4/2026).
Ia mengatakan, bahwa pertemuan ini menekankan pentingnya tahapan Musprov segera berjalan, mengingat masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Papua Barat berakhir pada 30 April 2026.
Menurut Septer, pertemuan tersebut tidak dimaksudkan sebagai dukungan terhadap salah satu bakal calon ketua KONI.
“Kami hanya mendorong agar Musprov segera dilaksanakan sesuai tahapan yang ada,” ujarnya.
Septer menekankan perlunya rapat kerja untuk membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), dilanjutkan dengan pembentukan panitia Musprov.
Ia menilai peran Plt Ketua belum maksimal dalam mempersiapkan tahapan tersebut.
“Seharusnya tugas karateker jelas, mulai dari penjaringan, penyaringan, hingga menyelenggarakan Musprov. Namun belum berjalan sesuai tahapan,” katanya.
Baca juga: Ternyata, Miliaran Uang Dugaan Korupsi KONI Papua Barat Disimpan dan Dibagi Tunai
Menurut Septer, jika Musprov tidak terlaksana hingga batas waktu yang ditentukan, maka hal itu akan menjadi beban bagi puluhan cabor serta KONI kabupaten/kota di Papua Barat.
Ia juga mengingatkan bahwa dari sekitar 13 bakal calon yang muncul, syarat utama adalah dukungan minimal 12 pengurus provinsi cabor.
"Selain itu, sejumlah kepengurusan yang masa jabatannya telah berakhir perlu segera diperpanjang agar tetap memiliki legitimasi," tegasnya.
Selanjutnya, pengurus Cabor Selam Papua Barat, Markus Waran, menambahkan bahwa hasil pertemuan akan disampaikan kepada Gubernur Dominggus Mandacan selaku pembina KONI Papua Barat.
“Kami berdiskusi untuk memberikan masukan terkait sejauh mana pelaksanaan mandat dari pusat, khususnya dalam pembentukan TPP dan Musprov,” jelasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Polisi Tahan 3 Tersangka Korupsi Hibah KONI Papua Barat
Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Papua Barat, Aloysius Siep, menegaskan bahwa seluruh cabor yang hadir memiliki tujuan sama, yakni mempercepat pelaksanaan Musprov.
“Kami tidak membahas siapa yang akan maju, tetapi fokus bagaimana Musprov bisa segera dilaksanakan.
Dalam bulan ini tahapan harus sudah berjalan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan,” tegasnya.
Para pengurus cabor berharap seluruh proses Musprov berjalan sehat, transparan, dan sesuai aturan organisasi, demi terwujudnya tata kelola olahraga yang lebih profesional di Papua Barat.