TRIBUNNEWS.COM - Manchester United kembali menghadapi masalah disiplin setelah Harru Maguire resmi didakwa FA Inggris menyusul kartu merah yang diterimanya pada laga melawan Bournemouth.
Akibatnya, kini hukuman supensi Maguire berpotensi diperpanjang, dan terancam absen di pertandingan krusial Setan Merah.
Kejadian tersebut terjadi pada pekan 31 Liga Inggris saat Manchester United imbang 2-2 di markas Bournemouth, 21 Maret 2026 silam.
Pada menit ke-78, wasit Stuart Attwell langsung mengeluarkan kartu merah kepada Maguire setelah bek berusia 33 tahun itu dinilai menarik striker Bournemouth, Evanilson, di dalam kotak penalti. Keputusan tersebut telah dikonfirmasi oleh VAR.
Akibat pelanggaran itu, Bournemouth mendapat hadiah penalti yang berhasil dikonversi oleh Junior Kroupi, menyamakan kedudukan.
Setelah mendapat kartu merah, Maguire terlihat protes keras kepada wasit dan wasit cadangan saat meninggalkan lapangan.
Reaksi keras dari Maguire ini yang menjadikan sang pemain kini didakwa oleh FA.
"Harry Maguire telah didakwa setelah dikartu merah pada menit ke-78 dalam pertandingan Liga Inggris Manchester United melawan AFC Bournemouth pada 20 Maret," bunyi pernyataan resmi FA.
"Diduga bek tersebut bertindak tidak pantas dan/atau menggunakan kata-kata kasar serta perilaku menghina terhadap fourth official setelah dikartu merah," lanjut pernyataan FA.
Kini, Maguire diberi waktu hingga Kamis, 2 April 2026, untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.
Jika terbukti bersalah, hukuman satu pertandingan otomatis akibat kartu merah bisa diperpanjang.
Baca juga: Istri Casemiro Terharu usai Kesepakatan Kontrak dengan Manchester United Tercapai
Saat ini, Maguire sudah dipastikan absen saat Manchester United menjamu Leeds United di Old Trafford pada Selasa, 14 April 2026.
Bila suspensi diperpanjang, sang bek kemungkinan besar juga akan melewatkan laga tandang ke markas Chelsea pada 19 April 2026.
Pertandingan melawan Chelsea diprediksi menjadi krusial dalam perebutan tiket Liga Champions.
Saat ini, Manchester United berada di peringkat ketiga klasemen dengan keunggulan tujuh poin atas Chelsea yang menduduki peringkat keenam.
Manajemen Manchester United sendiri sempat geram dengan keputusan wasit di laga tersebut.
Klub bahkan mengajukan keluhan resmi ke PGMOL (Professional Game Match Officials Limited) karena merasa dirugikan.
Amad Diallo sempat dijatuhkan di kotak penalti ketika United unggul 1-0, namun wasit tidak memberikan penalti.
Menurut pandangan internal United, pelanggaran Maguire mirip dengan insiden yang menimpa Diallo, tapi hanya yang dilakukan Maguire yang dihukum.
Dakwaan ini menjadi pukulan bagi United yang sedang berjuang mempertahankan posisi di papan atas.
Kehadiran Maguire di lini belakang sering menjadi kunci stabilitas.
Absennya di dua laga penting bisa mempengaruhi performa tim, terutama menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Leeds dan Chelsea.
Kini fans Manajemen United harap-harap cemas menanti respons dari Maguire dan keputusan akhir dari FA.




















(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)