Jelang Laga Kontra Arema FC, Para Pemain Malut United Gelar Doa Bersama di Pintu 13 Kanjuruhan
Abdul Majid/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan timnya datang dengan target meraih hasil terbaik saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Laga tersebut akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (3/4/2026), sekaligus menjadi pertandingan pembuka setelah jeda kompetisi Idul Fitri.
Baca juga: Hal yang Diserukan Menpora Saat Sambangi Pintu 13 Stadion Kanjuruhan
“Arema FC merupakan tim yang bagus meski tak diperkuat beberapa pemain asingnya kali ini. Kami akan tetap berjuang untuk mendapatkan poin di sini,” ujar Hendri dalam konferensi pers, Kamis (2/4/2026).
Sebagai persiapan menghadapi laga ini, Malut United telah menggelar pemusatan latihan selama kurang lebih satu pekan di Yogyakarta.
Hendri menilai waktu tersebut cukup untuk mematangkan strategi tim.
“Setelah libur Idulfitri, kami sudah berkumpul di Yogya sejak pekan lalu. Selama sepekan terakhir, kami mematangkan persiapan dan saya pikir itu sudah cukup untuk melawan Arema,” ujarnya.
Di tengah persiapan tersebut, Maluku Utara sempat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6.
Namun, Hendri memastikan kondisi tim tetap fokus menghadapi pertandingan.
“Kami mendapatkan kabar dari perwakilan tim yang ada di training camp bahwa saat ini keadaan sudah membaik. Kejadian gempa tidak akan mengganggu fokus kami untuk pertandingan besok,” ucapnya.
Secara performa, Malut United tengah berada dalam tren positif.
Laskar Kie Raha menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 45 poin hasil dari 13 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 6 kekalahan.
Catatan tandang mereka juga cukup impresif. Malut United menjadi salah satu tim dengan poin tandang terbanyak, yakni 21 poin, serta mencatatkan pertahanan solid dengan hanya kebobolan 13 gol.
Di sisi lain, Arema FC justru tengah mengalami tren negatif.
Tim asuhan Marquinhos Santos berada di posisi ke-11 klasemen dan menelan tiga kekalahan beruntun.
Selain itu, Arema juga belum mampu mencatatkan clean sheet dalam sebagian besar laga kandang musim ini.
Meski demikian, Hendri menegaskan bahwa absennya beberapa pemain asing Arema tidak akan membuat timnya meremehkan lawan.
“Arema pasti sudah bersiap juga menghadapi Malut. Jika kami menganggap mereka tim lemah karena tak diperkuat beberapa pemain asing, hal itu adalah pemikiran yang salah. Kami akan tetap serius demi meraih hasil terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, pemain Malut United, Wbeymar Angulo, juga memastikan kondisi tim dalam keadaan siap tempur.
“Kami memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan setelah libur. Saya dan rekan-rekan sudah siap untuk pertandingan besok,” ujar Angulo.
Menjelang laga, skuad Malut United juga menyempatkan diri berziarah ke Pintu 13 Stadion Kanjuruhan untuk mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan.
“Tadi kami sudah berkunjung ke Pintu 13 dan melakukan doa bersama. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” tutur Hendri.
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung sengit mengingat rekor pertemuan yang cukup berimbang.
Dari tiga pertemuan terakhir, kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan dan satu laga berakhir imbang.