Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Barat Daya (Abdya) terus mengoptimalkan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi masyarakat kabupaten setempat.
Hingga awal April 2026, perekaman e-KTP telah mencapai 98,80 persen dari total wajib KTP sebanyak 110.852 jiwa.
Sementara sisa 1,20 persen yang belum terekam, kini menjadi fokus utama Disdukcapil Abdya.
"Untuk menuntaskan target tersebut, kita mengandalkan inovasi layanan bertajuk Puspa U-17 (Pelayanan Untuk Sasaran Pemula Usia 17 Tahun) yang menyasar para pelajar pemula," kata Kepala Disdukcapil Abdya, Jamaluddin, Kamis (2/4/2026).
Pihaknya menargetkan proses perekaman e-KTP dapat rampung secara keseluruhan pada pertengahan Desember 2026 mendatang.
Upaya yang dilakukan Disdukcapil Abdya ini, kata Jamaluddin, juga untuk mendukung visi dan misi Bupati Abdya dalam hal optimalisasi tertib administrasi kependudukan (Adminduk).
“Melalui inovasi Puspa U-17, kami melakukan strategi jemput bola dengan turun langsung ke sekolah-sekolah," ucapnya.
Program ini, tambahnya, dijalankan secara rutin dua kali dalam sebulan agar seluruh pelajar yang telah berusia 17 tahun atau mendekati usia wajib KTP dapat segera melakukan perekaman.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut didukung oleh satu unit mobil layanan keliling milik Disdukcapil Abdya yang difungsikan untuk mempercepat proses perekaman di lapangan.
“Dengan adanya layanan keliling ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang terkendala akses untuk melakukan perekaman," tuturnya.
"Kami optimistis sisa 1,20 persen ini dapat segera dituntaskan melalui pendekatan langsung ke sekolah-sekolah,” tambah Jamaluddin.
Selain melakukan perekaman e-KTP bagi pelajar, Disdukcapil Abdya juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi para tenaga pendidik.
“Tidak hanya siswa, kami juga melakukan aktivasi IKD bagi para guru. Ini penting sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital yang lebih cepat, mudah, dan aman,” jelasnya.
Baca juga: DPRK Abdya Gelar Rapat Paripurna LKPJ 2025 dan Hasil Reses I 2026, Ini Kata Wabup Zaman Akli
Sementara itu, Kepala SMAN 8 Abdya, Harnis Sofyan, SPd menyampaikan apresiasi atas kehadiran program Puspa U-17 di sekolah yang dipimpinnya.
Ia menilai inovasi tersebut sangat membantu para siswa dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus meninggalkan aktivitas belajar.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Disdukcapil Abdya yang hadir langsung ke sekolah. Program ini sangat membantu siswa kami, karena mereka tidak perlu lagi pergi ke kantor Disdukcapil untuk melakukan perekaman e-KTP,” ujarnya.
Menurut Harnis, kehadiran layanan jemput bola tersebut juga memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan sejak dini.
“Selain mempermudah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa agar lebih sadar akan pentingnya administrasi kependudukan. Kami tentu sangat mendukung program ini dan berharap dapat terus berlanjut ke depan,” pungkas Harnis. (*)