BGN Cuci Tangan Soal Susu Gratis MBG yang Dijual di Minimarket: Siapa yang Bikin? Kita Gak Pernah
jonisetiawan April 03, 2026 05:51 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Di tengah riuhnya perbincangan publik soal beredarnya “Susu Sekolah” di pasaran, Badan Gizi Nasional akhirnya angkat suara. Klarifikasi ini menjadi penting, seiring munculnya keresahan masyarakat terhadap produk berlabel program bantuan pemerintah yang justru diperjualbelikan secara bebas.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa lembaganya sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan produksi maupun distribusi susu kemasan tersebut dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“BGN tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen manapun,” kata Dadan Hindayana saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Respons Kepala BGN Dadan Hindayana Soal Susu MBG Dijual di Minimarket: Kami Tidak Pernah Kerja Sama

Sistem Pengadaan: Tanpa Kontrak, Berbasis Harga Pasar

Dadan menjelaskan bahwa skema pengadaan bahan pangan dalam program MBG tidak melibatkan kontrak eksklusif dengan pihak produsen tertentu. Seluruh kebutuhan, termasuk susu, diperoleh langsung oleh dapur-dapur MBG melalui mekanisme pasar.

“Jadi kami susu berbasis SPPG dibeli berbasis harga pasar yang ada,” ujarnya.

Artinya, tidak ada jalur resmi yang memungkinkan munculnya produk dengan label khusus “Susu Gratis Program MBG” yang diklaim sebagai bagian dari distribusi pemerintah.

Dugaan Strategi Pemasaran Produsen

Lebih lanjut, Dadan menduga kemunculan produk berlabel tersebut bisa jadi merupakan inisiatif sepihak dari produsen untuk meningkatkan daya jual di pasar.

“Saya kira itu mungkin ada produsen yang berusaha supaya laku nah kemudian dijual di pasaran, bisa seperti itu,” tutur Dadan.

Pernyataan ini membuka kemungkinan bahwa label yang mencatut nama program MBG tidak memiliki dasar resmi, sekaligus memperkuat dugaan adanya praktik pemasaran yang memanfaatkan program pemerintah.

POLEMIK MBG -
POLEMIK MBG - (Instagram @badangizinasional.ri)

Penegasan Ulang: BGN Tak Pernah Produksi Susu Kemasan

Senada dengan itu, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, memberikan penegasan yang lebih lugas.

“Enggak, enggak pernah ada. Itu yang bikin siapa, MBG, BGN enggak bikin susu, ya. BGN enggak bikin susu,” ujarnya.

Pernyataan ini menutup celah spekulasi bahwa produk tersebut berasal dari jalur resmi program MBG.

Baca juga: Viral Temuan Susu Gratis Program MBG di Minimarket, Per Dus Dijual Rp138 Ribu, Siapa yang Bermain?

Peran Produsen dan Tindakan Penarikan Produk

Produk yang sempat viral diketahui diproduksi oleh PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co. Tbk. Pihak perusahaan pun langsung bergerak cepat menelusuri temuan di lapangan.

Corporate Secretary perusahaan, Helina Widayani, memastikan bahwa produk tersebut telah ditarik dari peredaran setelah ditemukan dijual di minimarket.

Ia menjelaskan bahwa distribusi awal dilakukan oleh pemasok yang memiliki hubungan dengan dapur MBG, namun tindakan penjualan di luar skema tersebut langsung ditindak tegas.

“Pihak pemasok yang menjual susu sekolah ke outlet tersebut sudah kami stop pengirimannya dan tidak akan diberikan pasokan susu sekolah di masa mendatang,” tutur Helina.

Antara Klarifikasi dan Kepercayaan Publik

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap program publik harus dilakukan secara ketat dan berlapis. Di satu sisi, BGN telah memberikan klarifikasi tegas.

Namun di sisi lain, celah distribusi atau penyalahgunaan label tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Publik kini menanti langkah lanjutan bukan hanya klarifikasi, tetapi juga penguatan sistem agar program yang dirancang untuk membantu masyarakat tidak disusupi kepentingan lain yang merugikan.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.