BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Upaya penanganan serangan ulat grayak di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang, mulai memasuki fase penentuan.
Setelah penyemprotan ulang dilakukan oleh petugas, petani kini menunggu hasil dalam tiga hari ke depan untuk memastikan efektivitas langkah tersebut.
Sebagai informasi, Jumat (3/4/2026), Pemkab Tala melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) bergerak cepat merespons keluhan sejumlah petani jagung Desa Gunungraja oleh ganasnya serangan ulat grayak.
Samsiar, petani jagung yang lahannya terdampak cukup parah, mengapresiasi respons cepat Distanhorbun Kabupaten Tanahlaut dalam menindaklanjuti keluhan petani.
Dirinya berterima kasih karena keluhan langsung direspons. Bantuan insektisida juga telah disalurkan. Bahkan kemarin langsung diaplikasikan di lahan jagung Gunungraja.
Meski jenis insektisida yang digunakan sama dengan yang sebelumnya dipakai petani (tidak mampu mengatasi serangan ulat), namun Samsiar menaruh harapan pada perbedaan teknik aplikasi yang dilakukan petugas di lapangan.
Baca juga: Kades Kintap Tanalaut Dilaporkan ke Inspektorat dan Ombudsman Terkait Aksi Unjuk Rasa
Ia menyebut, kali ini penyemprotan dilakukan tanpa campuran tambahan, berbeda dengan metode yang biasa digunakan petani.
“Kami pakai campuran, sekarang dicoba tanpa campuran dengan teknik dari petugas. Mudah-mudahan ini lebih efektif,” katanya.
Ia menyebut hasil dari penyemprotan tersebut baru bisa dilihat dalam waktu sekitar tiga hari. Karena itu, saat ini petani masih menunggu perkembangan di lapangan sambil terus memantau kondisi tanaman jagung yang terserang.
Samsiar berharap langkah cepat yang dilakukan Distanhorbun bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) benar-benar mampu mengatasi serangan ulat grayak yang meresahkan petani.
“Harapan kami ulatnya bisa segera teratasi, supaya tanaman jagung ini tetap bisa tumbuh dan tidak sampai gagal panen,” pungkasnya.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)