POSBELITUNG.CO -- Malang nasib dua perampok yang hendak kabus usai menggondol uang Rp195 juta milik seorang warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Hendak kabur dari aksinya dengan modus pecah kaca mobil yang beraksi di diler motor di Kampung Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kamis (2/4/2026) petang malah terlibat kecelakaan di Kabupaten Bangka Barat.
Kronologi usai memecahkan kaca mobil korban, pelaku mengambil uang tunai Rp 195 juta, keduanya langsung melarikan diri dari Pangkalpinang menuju ke Palembang menggunakan motor.
Baca juga: Biodata Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, Brand Ambassador PT DSI Terseret Kasus Penipuan Rp2,4 T
Namun apes di tengah perjalanan kabur, keduanya mengalami kecelakaan di Kabupaten Bangka Barat.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua pelaku mengalami luka-luka dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Primaya Pangkalpinang untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi terkait keberadaan kedua pelaku langsung mendatangi rumah sakit, kemudian melakukan pemeriksaan singkat dan memborgol kedua tangan pelaku.
Dari pengakuan kedua pelaku, setelah melakukan aksi pencurian, mereka hendak langsung menuju Palembang dan membawa kabur uang milik korban menggunakan sepeda motor.
"Dari Palembang, Pak. Tadi jatuh dan rencananya mau pergi ke Palembang," ungkap salah satu pelaku sembari teriak kesakitan.
Saat ini, kedua pelaku aksi perampokan masih berada di Rumah Sakit Primaya Pangkalpinang untuk menjalani perawatan medis karena mengalami luka-luka.
Saat kejadian, korban memarkirkan kendaraan roda empatnya di depan salah satu diler motor di daerah Kampung Jeruk.
Baca juga: Daftar Lengkap 5 Bansos Cair April 2026, Cek Saldo ATM Sekarang, Bisa Klik cekbansos.kemensos.go.id
Tidak berselang lama, para pelaku memecahkan kaca mobil bagian kiri depan dan mengambil uang milik korban yang diletakkan di depan kursi penumpang bagian depan.
"Awalnya saya dari Bank Mandiri, setelah itu lewat jalan ke arah Koba dan mampir di Justin Motor untuk membeli motor," ungkap Alam Sanjaya selaku korban saat membuat laporan di SPKT Mapolresta Pangkalpinang.
Korban mengaku, saat para pelaku memecahkan kaca mobil dan mengambil uang tersebut, ia sedang melihat-lihat motor di dalam dealer.
"Kurang lebih jam 3-an (sore) kejadiannya. Saya tahu ketika ada warga teriak maling-maling, dan saat saya cek kaca mobil sudah pecah dan uang di dalam mobil hilang dibawa kabur," ujarnya.
Korban saat ini telah membuat laporan di SPKT Mapolresta Pangkalpinang setelah menjadi korban perampokan. Berdasarkan informasi yang didapatkan Bangkapos.com dari korban, uang yang digondol para pelaku senilai Rp195 juta.
Aksi cepat jajaran Polresta Pangkalpinang berhasil mengamankan dua pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Kampung Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (2/4/2026).
Kedua pelaku ditangkap hanya sekitar dua jam setelah kejadian, saat hendak melarikan diri keluar Pulau Bangka.
Namun upaya kabur tersebut gagal setelah keduanya mengalami kecelakaan di jalan menuju arah Kabupaten Bangka Barat.
Kasatreskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Singgih Aditya Utama, membenarkan bahwa kedua pelaku telah diamankan dan saat ini tengah menjalani perawatan medis.
“Iya, Alhamdulillah para pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ujar AKP Singgih kepada Bangkapos.com.
Ia menjelaskan, penangkapan bermula dari laporan korban terkait aksi perampokan yang menyebabkan kaca mobil pecah dan uang dalam kendaraan raib digondol pelaku.
"Sudah buat laporan tadi korban ke kita, pelaku ini kurang lebih dua jam kita amankan setelah ada dapat laporan dan pelaku ini kita amankan setelah mendapatkan kabar adanya laka lantas di jalan arah ke Bangka Barat," ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui kedua pelaku merupakan warga luar Pulau Bangka yang berasal dari Sumatera.
"Memang dari hasil pemeriksaan sementara oleh anggota, para pelaku ini merupakan warga luar Pulau Bangka dan asal dari Sumatera hingga nekat melakukan aksi perampokkan," sambungnya.
Sebelumnya, kedua pelaku melakukan perampokan dengan cara memecahkan kaca mobil korban, di salah satu dealer motor di Kampung Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) gagal melarikan diri, Kamis (2/4/2026) petang.
Pelaku awalnya berencana kabur dari Pulau Bangka menuju Pulau Sumatera, langkah kakinya pun terhenti karena saat melakukan perjalanan dari Kota Pangkalpinang menuju ke Kabupaten Bangka Batat (Babar) alami kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut kedua pelaku mengalami luka-luka, kemudian dibawa ke rumah sakit Primaya Pangkalpinang untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga: Biodata Praka Farizal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mei Selesai Tugas, Pesan Terakhir ke Keluarga
Pihak Kepolisian pun mendapatkan informasi terkait keberadaan kedua pelaku langsung mendatangi rumah sakit, kemudian melakukan pemeriksaan singkat dan memborgol kedua tangan pelaku.
Dari pengakuan kedua pelaku, setelah melakukan aksi pencurian hendak langsung ke Palembang dan membawa kabur uang milik korban menggunakan sepeda motor.
"Dari Palembang pak, tadi jatuh dan rencananya mau pergi ke Palembang," ungkap salah satu pelaku sembari teriak kesakitan.
Saat ini kedua pelaku aksi perampokkan pun, masih berada di rumah sakit Primaya Pangkalpinang untuk menjalani perawatan medis karena alami luka-luka.
Raut wajah Alam Sanjaya (45) terlihat lesu dan syok, saat turun dari kendaraannya di halaman belakang Mapolresta Pangkalpinang, Kamis (2/4/2026) sore.
Setelah tiba di Mapolresta Pangkalpinang ia langsung menuju ke ruang SPKT, membuat laporan polisi terkait peristiwa pencurian yang dialaminya.
Para pelaku memecahkan kaca mobil bagian depan sebelah kiri dan menggondol uang milik Alam Sanjaya.
Ketika tiba dimeja SPKT Polresta Pangkalpinang, ia menceritakan kronologis kejadian yang menimpa dirinya hingga harus kerugian uang senilai Rp193 juta yang diletakkan di dekat kursi bagian depan.
"Tidak tahu sama sekali kalau ada pelaku pecahkan kaca mobil dan ambil uang, saat kejadian itu saya masih melihat motor dan uang itu diletakkan dalam mobil," ungkap Alam Sanjaya.
Diakuinya uang yang ia bawa tersebut hasil pengiriman dari bos yang dikirimkan kepada dirinya, namun setelah uang tersebut diambil dari bank ia sempat mampir ke salah satu diler motor.
Sementara uang hasil tarikkan dari bank, dimasukkan ke dalam kantong plastik dengan jumlah pecehan berbeda hingga dibawa kabur para pelaku yang sampai saat ini masih kabur.
"Uang dari bank itu saya ambil Rp150 juta, Rp43 juta itu saya tarok dalam tas dan diletakkan dalam mobil. Nah, rencananya tadi pulang dari Tempilang terus ke bank mau beli motor tapi malah uangnya diambil para pelaku," ucapnya.
Baca juga: Detik-detik Kapten Inf Zulmi Aditya, Perwira TNI Gugur saat Jemput Jenazah Praka Farizal di Lebanon
Ia tak menyangka jadi korban pencurian. Uang yang baru diambilnya dari bank dibawa kabur oleh perampok dengan memecahkan kaca mobilnya.
"Tidak kenal sama sekali, kami pun terkejut saat mengetahui mobil kaca dipecahkan dan uang kami yang di mobil ibawa kabur para pelaku," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Adi Saputra/Posbelitung.co)