Biodata Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, Brand Ambassador PT DSI Terseret Kasus Penipuan Rp2,4 T
Rusaidah April 03, 2026 12:19 PM

 

POSBELITUNG.CO -- Pernah jadi Brand Ambassador PT Dana Syariah Indonesia (DSI), Dude Herlino dan Alyssa Soebandono kini harus berurusan dengan dengan hukum.

Pasangan artis Dude Herlino dan Alyssa Soebandono kini turut terseret dalam pusaran kasus dugaan fraud yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) dengan nilai kerugian fantastis mencapai Rp2,4 triliun.

Keterlibatan keduanya berkaitan dengan aktivitas promosi yang pernah mereka lakukan untuk perusahaan tersebut beberapa waktu lalu.

Baca juga: Biodata Praka Farizal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mei Selesai Tugas, Pesan Terakhir ke Keluarga

Dalam perkembangan terbaru, Dude dan Alyssa memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pada Kamis, 2 April 2026, guna memberikan klarifikasi.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya penyelidikan terhadap perusahaan fintech peer-to-peer lending yang kini tengah menghadapi masalah hukum besar.

Dari sudut pandang Dude, kehadirannya dalam pemeriksaan merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pihak yang pernah terlibat dalam promosi.

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono
TERSERET KASUS PT DSI -- Pasangan artis Dude Herlino dan Alyssa Soebandono kini turut terseret dalam pusaran kasus dugaan fraud yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) dengan nilai kerugian fantastis mencapai Rp2,4 triliun. (Instagram @ichasoebandono)

Ia menyatakan siap memberikan informasi yang dibutuhkan oleh penyidik terkait perannya selama menjadi Brand Ambassador sejak 2022 hingga 2025.

"Iya betul, pertama kali (diperiksa) dan juga mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kita, mudah-mudahan bisa bermanfaat," kata Dude ketika hendak masuk ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (2/4/2026), dilansir dari Tribunnews.com.

Dude juga menegaskan bahwa perannya tidak lebih dari sekadar wajah promosi atau Brand Ambassador tanpa keterlibatan dalam pengelolaan internal perusahaan.

Biodata Dude Herlino

Nama Lengkap: Dude Herlino

Lahir: 2 Desember 1980 (umur 42) Jakarta

Almamater: Universitas Indonesia

Pekerjaan : Pemeran, model

Tahun aktif: 1999—sekarang

Suami/istri: Alyssa Soebandono (m. 2014)

Anak: 2

Dude lahir dengan nama Dude Harlino pada 2 Desember 1980 di Jakarta, Indonesia.

Ia merupakan anak pasangan Haidir Hanif dan Ermy Syukur.

Nama depan Dude merupakan singkatan dari tanggal dan bulan kelahirannya "Dua Desember".

Karier keartisan Dude dimulai ketika menjadi pemain figuran di beberapa judul sinetron produksi Multivision Plus, seperti Tersanjung, Kehormatan, dan Dewi Fortuna.

Ia juga tampil dalam beberapa episode serial drama Cerita Anak Dunia.

Dude sempat bernaung di rumah produksi MD Entertainment pada bulan Mei hingga November 2004 ketika menjadi pemain figuran di sinetron Bawang Merah Bawang Putih dan Kisah Adinda.

Baca juga: Nasib 4 Tersangka Korupsi Jual Beli Lahan Negara IUP Milik PT Timah, Pemulihan Kerugian Rp2,6 M

Pada tahun 2007, selain menjadi Aktor Terfavorit dalam ajang Panasonic Awards, Dude juga meraih penghargaan lain seperti Star of the Year dari Mellyana's Guardians dan Bintang Indonesia 2007 untuk versi tabloid Bintang Indonesia.

Pada tahun 2010, Dude kembali mendapatkan penghargaan Panasonic Awards sebagai Aktor Terfavorit, yang diikuti untuk ketiga kalinya pada tahun 2013 dan terakhir pada 2014.

Pada tanggal 14 Desember 2013, Dude dinobatkan sebagai Duta Anti Aging dari seorang dokter dengan nama Debby Vinsky

Dude menikah dengan Alyssa Soebandono pada 22 Maret 2014.

Mereka dikaruniai dua anak laki-laki, yaitu Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino dan Malik Mahendra Harlino.

Biodata Alyssa Soebandono

Anindya Alyssa Soebandono atau yang akrab dikenal sebagai Alyssa Soebandono adalah artis Indonesia.

Alyssa Soebandono lahir pada 25 Desember 1991 di Jakarta.

Dia memiliki dua saudara kandung bernama Ananda Soebandono dan Annisa Soebandono.

Ayahnya merupakan pengusaha bernama J.P Soebandono.

Sedangkan, ibunya bernama Angki Soebandono.

Alyssa Soebandono dikenal sebagai aktris yang kerap wara-wiri membintangi berbagai sinetron.

Dia juga pernah mencicip dunia tarik suara.

Pada 2014, Alyssa Soebandono menikah dengan aktor Dude Harlino.

Pernikahan mereka dikaruniai dua anak yang diberi nama Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino dan Malik Narendra Harlino.

Wanita yang akrab disapa Icha ini mengawali karier di dunia hiburan melalui film layar lebar “Petualangan Sherina” pada 2000.

Film tersebut dibintangi oleh Sherina Munaf serta Derby Romero.

Dia disana hanya tampil sebagai figuran.

Namun, beberapa tahun kemudian justru Alyssa Soebandono didapuk menjadi peran utama di sinetron “Inikah Rasanya” pada 2003.

Kala itu dia beradu akting bersama Gilbert Marciano.

Melalui sinetron ini lah namanya mulai melejit.

Bahkan karena popularitas dan rating yang tinggi, sinetron percintaan remaja ini hadir dalam 2 season.

Karena dianggap berhasil, sinetron ini pun diangkat menjadi film dengan judul “Inikah Rasanya Cinta?” yang tetap dibintangi Alyssa dan Gilbert.

Sang sutradara, Al Manaf menambahkan konflik berupa hadirnya orang ketiga yang dibintangi Fedi Nuril.

Dari situ Icha semakin melejit.

Ia telah membintangi sederet judul sinetron seperti "Anak Cucu Adam" (2005), "Bunga di Tepi Jalan" (2005), "Baby Doll" (2007), "Alisa" (2008), "Kejora dan Bintang" (2009), dan "Yang Muda Yang Bercinta" (2013).

Dia juga membintangi sederet judul FTV mulai pada tahun 2007 hingga 2017.

Pada tahun 2010, Icha merambah dunia tarik suara.

Ia merilis mini album bertajuk Cerita Cinta Kita dengan single andalan berjudul sama yang diciptakan oleh penyanyi terkenal Tompi.

Duduk Perkara Dude dan Alyssa Terseret Kasus PT DSI

Duduk perkara kasus mulai mencuat ke publik pada tahun 2025 ketika sejumlah pemberi dana atau lender mengeluhkan kesulitan menarik dana mereka.

Sejak saat itu, Dude mengaku menerima banyak pesan langsung dari para investor yang berharap mendapatkan bantuan.

Baca juga: Daftar Lengkap 5 Bansos Cair April 2026, Cek Saldo ATM Sekarang, Bisa Klik cekbansos.kemensos.go.id

Sebagai figur publik, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendengarkan dan menyampaikan keresahan para korban.

Pesan-pesan yang diterimanya bahkan berisi kisah menyentuh tentang dana pensiun, biaya pengobatan, hingga kebutuhan pendidikan anak yang terhambat.

Situasi ini pun semakin memperlihatkan dampak luas dari kasus tersebut terhadap kehidupan banyak orang.

Dude Prihatin dengan Nasabah DSI

Jauh sebelum dipanggil Polisi, Dude Harlino sudah menyampaikan klarifikasi sekaligus keprihatinannya atas situasi yang dialami para nasabah DSI. 

Suami Alyssa Soebandono merasa perlu menjelaskan posisinya setelah perusahaan fintech tersebut mengalami kesulitan pembayaran sejak pertengahan 2025.

Sebagai mantan brand ambassador DSI, Dude menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan perusahaan.

Namun ia merasa berkewajiban secara moral untuk membantu menyuarakan kondisi para nasabah.

Dude menjelaskan bahwa banyak nasabah menghubunginya melalui media sosial karena mengira dirinya masih memiliki hubungan internal dengan perusahaan. 

“Posisi saya sebagai Brand Ambassador memang dibatasi kontrak," tegas Dude Harlino di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

"Saya tidak ada di dalam manajemen, tidak ikut operasional, tidak mengetahui detail mekanismenya,” ujar Dude.

Ia mengatakan selama tiga tahun menjadi brand ambassador, keterlibatannya sebatas mempromosikan produk yang telah dijelaskan pihak perusahaan. 

Baca juga: Detik-detik Kapten Inf Zulmi Aditya, Perwira TNI Gugur saat Jemput Jenazah Praka Farizal di Lebanon

Dude memilih berdiri di sisi para nasabah sebagai bentuk tanggung jawab moralnya sebagai mantan brand ambassador.

Ia juga ingin mendorong agar pihak terkait yakni OJK memberikan perhatian dan pengawalan terhadap penyelesaian masalah tersebut. 

Jejak Kasus Dugaan Penipuan PT DSI 

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan kecurangan atau fraud yang terjadi di tubuh PT Dana Syariah Indonesia. 

Sejauh ini, kepolisian telah menetapkan empat orang sebagai tersangka utama.

Adapun rincian profil para tersangka tersebut meliputi:

  • TA: Menjabat sebagai Direktur Utama sekaligus pemilik saham di PT DSI.
  • MY: Mantan Direktur PT DSI yang juga memegang saham di perusahaan tersebut, serta diketahui menjabat sebagai
  • Direktur Utama di PT Mediffa Barokah Internasional dan PT Duo Properti Lestari.
  • ARL: Menduduki posisi Komisaris dan juga tercatat sebagai pemegang saham.

Dalam pengembangannya, penyidik menambah daftar tersangka dengan menjerat AS, yang merupakan sosok pendiri (founder) sekaligus mantan Direktur perusahaan tersebut. 

Tiga tersangka di awal telah resmi ditahan setelah menjalani rangkaian pemeriksaan intensif terkait kerugian yang ditaksir menyentuh angka Rp2,4 triliun. 

Sementara itu, tersangka baru (AS) dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan lanjutan pada Rabu, 8 April 2026. 

Bareksrim Polri telah sudah menemukan ada tindak pidana dalam kasus itu sehingga statusnya ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Saat ini status penanganan perkaranya di tahap penyidikan.

Dari temuan sementara, modus PT DSI yakni penyaluran pendanaan dari para Borrower (pemberi pinjaman) atau para korban yang diduga tidak sesuai dengan peruntukkannya.

(Tribunnews.com/Tribunnewsmaker.com/ TribunSumsel.com/Bangkapos.com/Posbelitung.co)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.