TRIBUNNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat (3/4/2026) dini hari, pukul 04.00 Wita.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Gefisika atau BMKG mencatat gempa tersebut memiliki parameter dengan magnitudo 3,4.
Episenter gempa terletak pada koordinat 4,10 Lintang Selatan dan 121,88 Bujur Timur.
Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 kilometer selatan Kolaka Timur, dengan kedalaman 5 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Plt Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan yang dirasakan di Kolaka Timur.
Guncangan dengan skala intensitas III - IV MMI, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Baca juga: Gempa Bumi 3,1 SR Guncang Konawe Utara Sulawesi Tenggara, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.
Gempa kembali mengguncang sekira pukul 04.47 Wita dengan kekuatan Magnitudo 2,1, pada koordinat 4.10 LS - 121.88 BT, berlokasi di 12 kilometer Selatan Koltim, dengan kedalaman 3 kilometer.
Serta pada pukul 6.36 Wita, gempa berkekuatan magnitudo 2.0, pada koordinat 4.07 LS - 121.84 BT, berlokasi di 8 kilometer selatan Koltim, dengan kedalaman 15 kilometer.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Kolaka Timur beribu kota di Tirawuta, berada 105 kilometer dari Kota Kendari, ibu kota Provini Sultra.
Dapat ditempuh jalur darat naik motor atau mobil dengan estimasi waktu sekira 3-4 jam.(*)
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)