RESPONS Kajari Danke Rajagukguk Dicecar Hinca Panjaitan soal Gelontoran Mobil dari Bupati Karo
Juang Naibaho April 03, 2026 01:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Kontroversi kasus korupsi yang menjerat pelaku ekonomi kreatif, Amsal Sitepu, menguak sisi lain tentang banyaknya penerimaan mobil yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo dari Bupati Karo.

Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan blak-blakan membuka informasi yang dia terima perihal Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Danke Rajagukguk yang sedang bermasalah akibat kasus Amsal Sitepu. 

Hinca mengatakan, Danke dan jajarannya menerima bantuan mobil dari Bupati Karo Antonius Ginting. 

"Saya mendapatkan informasi yang cukup ini. Saya khawatir ini terjadi. Saya ingin nanti dijawab. Kalau ini salah, mohon dimaafkan. Tapi karena ini masuk, harus Anda jawab ini, Saudara Kajari. Apakah benar, Bupati Karo memberi bantuan mobil kepada Kejaksaan Negeri Tanah Karo?" ujar Hinca dalam rapat kasus Amsal Sitepu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). 

Politikus Partai Demokrat ini menyampaikan, mobil yang dimaksud adalah Toyota Kijang Innova dengan pelat nomor BK 1094 S, yang dipakai Kajari. 

Lalu, Nissan Grand Livina berpelat nomor BK 1089 S yang dipakai Kejaksaan Negeri Karo, Toyota Fortuner BK 1180 S, Toyota Innova, dan lain-lain. 

Hinca curiga, jangan-jangan Kejari Karo sengaja hanya mencari-cari kesalahan pekerja kreatif, karena mereka telah menerima sesuatu dari pemkab setempat. 

"Apakah gara-gara ini, sehingga hanya pelaku kreatif yang kalian kejar-kejar cari kesalahannya? Penyelenggara negaranya tidak?" tanya Hinca. 

Baca juga: Awal Mula Kapolres Padangsidimpuan Dilaporkan ke Mabes Polri Terkait Dana Hibah Pilkada 2024

Mendengar data yang dibuka oleh Hinca tersebut, Kajari Karo Danke Rajagukguk hanya terdiam. 

Di akhir rapat, meski sudah diminta Hinca menjawab, dirinya tetap tidak merespons perihal pemberian mobil tersebut. 

Danke hanya meminta maaf dan mengaku salah. 

"Kami mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan kami. Terima kasih bapak pimpinan, saya Kajari Karo sangat mengucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan, kritikan yang disampaikan bapak/ibu anggota Komisi III untuk kami perbaiki, kami jalankan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh bapak/ibu sekalian," kata Danke. 

Ditemui setelah rapat pun, Danke kembali tidak menjawab perihal pemberian mobil oleh Bupati Karo itu. 

Danke hanya diam sambil tersenyum.

Minta Kajari dan Jajaran Dicopot

Dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026), Hinca juga tanpa ragu meminta agar Kajari Karo, Danke Rajagukguk, beserta jajarannya dicopot dari jabatan.

“Jadi Pak Kajati, lewat pimpinan, saya enggak mundur satu kata pun agar ini berjalan dengan baik. Tarik Kajari, tarik semua Kasi-Kasi ini, semua yang terlibat kasus ini, tarik! Dan setelah itu, selepas ini, Anda harus minta maaf dan menarik ini. Karena kesalahannya fatal,” teriak Hinca.

Nada tinggi yang dilontarkan mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap proses hukum yang dinilai bermasalah sejak awal.

Tak berhenti pada desakan pencopotan, Hinca juga menyindir profesionalisme aparat kejaksaan yang menangani perkara tersebut.

Ia bahkan menyebut perlunya pembinaan ulang bagi para jaksa yang terlibat.

“Tetapi secara profesional, enggak bisa kita hentikan begitu saja ini. Kalau bahasa kita copot dulu, sekolahkan lagi, belajar lagi supaya semuanya baik,” ucapnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa, menurutnya, persoalan yang terjadi bukan sekadar teknis, melainkan menyangkut kualitas penegakan hukum itu sendiri.

Hinca juga menyeret level yang lebih tinggi dalam struktur kejaksaan. Ia meminta Kajati Sumut Harli Siregar untuk menyampaikan pesan kepada Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, agar Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna, turut menyampaikan permintaan maaf.

Hal ini berkaitan dengan sikap Anang yang sebelumnya dianggap membela Kejari Karo saat kasus Amsal masih berjalan.

“Sehingga dengan demikian, kesimpulan saya adalah apapun nanti keputusan di sini, mesti menjadi pembelajaran yang terhormat,” tegas Hinca. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.