Manfaatkan Docking, Pelni Buka Rute Tarakan-Surabaya-Jakarta, Berikut Keberangkatan dan Harganya 
Junisah April 03, 2026 01:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN  – Kesempatan langka dibuka PT Pelni Cabang Tarakan. Bagi masyarakat yang ingin berpergian ke Pulau Jawa. Kali ini dibuka layanan rute ekstra Tarakan-Surabaya-Jakarta. Pelayaran ini berlaku hanya satu kali menjelang  docking tahunan KM Lambelu.

Kepala Kantor PT Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengatakan pembukaan rute ini bersifat khusus karena adanya momentum docking ini dimanfaatkan sekaligus mengangkut penumpang yang hendak ke Surabaya dan Jakarta.

“Ini hanya rutee kstra, karena KM Lambelu akan melaksanakan docking tahunan. Jadi sekaligus dibuka untuk pelayanan penumpang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KM Lambelu dijadwalkan berangkat dari Tarakan pada 24 April 2026 dan akan tiba di Tanjung Priok pada 28 April 2026 sebagai bagian dari persiapan docking yang dimulai pada 2 Mei 2026.

Baca juga: KMP Manta Docking, Layanan Kapal Feri Tana Tidung-Tarakan Sementara Terhenti Mulai 15 Februari 2026

“Jadi keberangkatan 24 April itu sekaligus mengangkut penumpang tujuan Surabaya dan Jakarta sebelum kapal masuk docking,” jelasnya.

Menurut Ferdy Ronny Masengi, penjualan tiket untuk pelayaran  ini  sudah dibuka melalui sistem dan dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Pelni Mobile.

Adapun tarif yang diberlakukan untuk rute ini yakni Tarakan–Tanjung Priok sebesar Rp 772.500 untuk penumpang dewasa dan Rp 78.900 untuk bayi. Sementara untuk rute Tarakan–Surabaya, tarifnya Rp 606.500 untuk dewasa dan Rp 62.300 untuk bayi.

“Karena ini hanya sekali dibuka, kami imbau masyarakat yang berminat agar segera melakukan pemesanan. Kalau terlambat, bisa saja kuota diambil oleh penumpang dari pelabuhan lain,” katanya.

Ia menambahkan, pembukaan rute ini juga menjadi peluang bagi warga Tarakan yang selama ini ingin bepergian langsung ke Pulau Jawa menggunakan kapal laut.

Baca juga: Bukit Siguntang Docking, Pelni Cabang Tarakan Umumkan Kapal Tidar Siap Beroperasi 20 Maret Mendatang

“Dengan adanya ekstra ruas ini, kami berharap masyarakat Tarakan yang ingin ke Surabaya atau Jakarta bisa memanfaatkan kesempatan ini,” tuturnya.

Terkait masa docking, Ferdy menyebutkan proses perawatan kapal biasanya memakan waktu sekitar 20 hari kerja. Dengan demikian, KM Lambelu diperkirakan kembali beroperasi sebelum akhir Mei 2026.

Setelah KM Lambelu selesai docking, Pelni juga akan melanjutkan docking untuk kapal lainnya, yakni KM Bukit Siguntang.

Lebih lanjut, Ferdy menegaskan pembukaan rute ini belum bisa dijadikan acuan untuk rencana pembukaan jalur tetap Tarakan–Surabaya–Jakarta.

“Kami belum bisa memastikan itu menjadi rute permanen. Secara prinsip Pelni siap, namun keterbatasan armada masih menjadi pertimbangan utama,” ungkapnya.

Saat ini, Pelni memiliki 26 kapal penumpang, namun yang beroperasi sebanyak 25 unit karena satu kapal masih dalam tahap perbaikan.

Ferdy Ronny Kepala Pelni Cabang Tarakan 03042026.jpg
FERDY RONNY MASENGI- Kepala Kantor PT Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny MasengI

Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya peluang pembukaan rute tetap di masa mendatang, apabila didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Peluang itu tetap ada, apalagi kalau ada dukungan dan kebutuhan yang kuat. Tapi kembali lagi, semuanya bergantung pada kesiapan armada,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.