TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang balita berinisial AFF (3) ditemukan meninggal dunia di sebuah selokan Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (2/4/2026) sore.
Diduga balita tersebut terseret arus saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kapolsek Bukateja Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dono Hendarto mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat turun hujan deras.
Saat itu, keluarga berada di dalam rumah dan tidak menyadari bahwa AFF keluar untuk bermain hujan di depan rumah.
Orang tua korban lalu meminta tolong para tetangga karena tidak menemukan korban di sekitar rumah.
Setelah memperluas pencarian, jasad balita akhirnya ditemukan dalam keadaan tergeletak di dalam selokan.
“Diduga korban terpeleset dan jatuh ke selokan yang saat itu dialiri air deras. Korban kemudian terbawa arus sejauh kurang lebih 150 meter dari rumahnya,” ujar Dono.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mencari pertolongan medis. Namun hasil pemeriksaan oleh dokter diketahui korban sudah meninggal dunia.
"Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah kepada tindak pidana," tutur Dono.
Kapolsek menambahkan, pihak keluarga tidak mengizinkan autopsi sehingga jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak balita, terutama saat hujan deras, guna mencegah kejadian serupa terulang," kata Dono.
Sumber: Kompas.com