TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kecelakaan lalu lintas terjadi di timur Jogja Expo Center (JEC) atau tepat di Jalan Raya Janti, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 23.20 WIB.
Satu orang mengalami luka parah dalam kejadian itu dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Kecelakaan melibatkan sebuah mobil dan satu unit motor.
Selain menyebabkan satu orang luka parah, kecelakaan tersebut juga menyebabkan sebuah warung makan mengalami kerusakan parah.
Warung makan yang berada di pinggir jalan itu hancur setelah ditabrak mobil yang oleng setelah menabrak kendaraan.
Adapun pengemudi mobil sudah diamankan untuk dimintai keterangan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyebut, kecelakaan itu satu mobil Toyota Avanza AB 1846 AB dengan pengemudi MT (39), warga Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman dan sepeda motor Honda Beat AB 3035 BR dengan pengendara ESI (15), pelajar asal Kapanewon Banguntapan.
"Kecelakaan lalu lintas berawal saat pengemudi Toyota Avanza AB 1846 AB melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di tempat kejadian perkara, pengemudi tersebut menabrak pengendara yang melaju menggunakan sepeda motor Honda Beat AB 3035 BR," katanya, Jumat (3/4/2026).
Kala itu, sepeda motor Honda Beat AB 3035 BR berada di depannya dan melaju searah dari barat ke timur. Sepeda motor itu tertabrak hingga terjatuh bersama kendaraannya.
"Kemudian, pengemudi Toyota Avanza AB 1846 AB oleng ke kiri, sehingga menabrak Warung Makan 2000 dan dua unit sepeda motor yang terparkir di depan Warung Makan 2000. Maka terjadilah kecelakaan lalu lintas," ucap dia.
Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor mengalami luka cedera kepala sedang, mata kanan tidak bisa melihat, hingga lecet di kaki, tangan, dan kepala.
Baca juga: Imbas Efisiensi, Pelaku Wisata di Sleman Dipaksa Lebih Mandiri Buat Promosi
Korban telah dilarikan ke RSPAU Harjolukito untuk mendapatkan perawatan.
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah.
Toyota Avanza AB 1846 AB mengalami kerusakan pada bodi depan ringsek dan pecah, lepas ban kiri.
Sementara Honda Beat AB 3035 BR mengalami kerusakan pada bodi belakang ringsek dan pecah.
"Lalu, Warung Lesehan 2000 mengalami kerusakan etalase dan alat masak," tutur Rita.
Kemudian dua unit sepeda motor yang terparkir di dekat warung makan turut mengalami kerusakan.
Sepeda motor Honda Grand AB 2574 YM mengalami kerusakan pada bodi kiri, selebor depan, dan lampu belakang pecah serta sepeda motor Yamaha Nmax AB 3825 BC mengalami kerusakan pada bodi sebelah kiri tergores dan kaca spidometer pecah.
"Dampak dari kejadian itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta," paparnya.
Polisi hingga saat ini masih mendalami penyebab kecelakaan.
Viral di Medsos
Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan di timur JEC ini viral di media sosial.
Wahyu Krisna (44), keponakan pemilik Warung Makan 2000, menjadi salah satu saksi yang melihat kejadian lalu lintas itu.
Wahyu mengaku, dari informasi yang diperolehnya, pengemudi Avanza sudah mengendarai mobil secara ugal-ugalan sejak dari Jalan Wates.
"Informasi dari teman-teman di jalan (pengendara lalu lintas), orangnya (pengendara mobil) itu ngepil. Jadi, siangnya minum alkohol. Dari Jalan Wates, orangnya sudah ugal-ugalan. Dari SGM sempat hampir nyerempet orang juga. Ugal-ugalan juga," katanya.
Kemudian, saat sampai di lokasi kejadian, kendaraan mobil itu menabrak satu unit sepeda motor dan warung makan.
Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor tersebut terpental dengan jarak yang cukup jauh.
Korban tersebut sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.(nei)