Dukungan Cabor Menguatkan Aloysius Siep Menuju Kursi Ketum KONI Papua Barat
Hans Arnold Kapisa April 03, 2026 06:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua Barat, Aloysius Paulus Siep, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum (Ketum) KONI Papua Barat.

Ia mengaku optimistis menghadapi bursa pencalonan karena telah mengantongi dukungan dari sejumlah cabang olahraga (cabor) di Papua Barat.

“Dukungan dari beberapa cabor sudah ada, ini menjadi motivasi bagi saya untuk maju,” ujarnya,  Jumat (3/4/2026).

Aloysius menegaskan, langkahnya maju tidak lepas dari komitmen untuk memajukan dunia olahraga di Papua Barat.

Selama memimpin AFP, ia menilai telah banyak capaian positif, khususnya dalam pengembangan futsal.

Salah satu prestasi yang menjadi kebanggaan adalah keberhasilan tim futsal putri Papua Barat meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024.

“Ini bukti bahwa pembinaan yang dilakukan bisa menghasilkan prestasi,” jelasnya.

Baca juga: Pengurus Cabor Ramai-ramai Dorong Percepatan Musprov KONI Papua Barat

Selain itu, AFP Papua Barat juga telah menyelenggarakan turnamen futsal regional wilayah timur di Manokwari.

Kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam menjaring dan mengasah talenta muda daerah.

Menurut Aloysius, seluruh langkah yang dilakukan selama ini merupakan bagian dari komitmen mendorong kemajuan olahraga di Papua Barat, terutama dalam pembinaan atlet dan pengembangan potensi generasi muda.

Ia menegaskan keputusan maju sebagai calon ketum KONI murni dilandasi niat membangun sistem olahraga yang lebih baik.

“Saya maju sebagai balon tidak ada kepentingan lain. Saya ingin olahraga di Papua Barat bisa berkembang lebih baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aloysius menyoroti masih banyaknya talenta atlet di Papua Barat yang belum terakomodasi secara maksimal akibat kurangnya wadah pembinaan berkelanjutan.

Baca juga: Aloysius Siep: Pentingnya Komunikasi Intens AFK Teluk Bintuni dan AFP Papua Barat 

Ia menilai peran KONI sangat strategis dalam menjawab persoalan tersebut.

Jika dipercaya memimpin KONI Papua Barat, Aloysius berkomitmen membawa perubahan dengan fokus pada penguatan sistem pembinaan, peningkatan prestasi, serta pengelolaan organisasi yang lebih profesional.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dari provinsi lain yang sudah lebih maju dalam pengembangan olahraga melalui KONI. Papua Barat juga harus bisa bersaing,” katanya.

Aloysius berharap ke depan KONI Papua Barat dapat menjadi garda terdepan dalam pembinaan dan pengembangan atlet, sehingga mampu melahirkan prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.