Curhatan Pilu Martin Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Rumah dan Seluruh Harta Bendanya Hangus
Rr Dewi Kartika H April 03, 2026 02:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM  - Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam, menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar.

Satu warga RT 02 RW 05 yang terdampak, Martin, mengaku kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber mata pencahariannya akibat insiden tersebut.

“Ini hancur (Rumah dan bangunan) semua,” kata Martin saat ditemui di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Martin menjelaskan, total ada lima bangunan miliknya yang ludes terbakar. 

Rinciannya terdiri dari dua rumah dan tiga kios yang selama ini menjadi sumber penghasilan.

Tiga kios tersebut sebelumnya dikontrakkan untuk beragam usaha kecil milik warga.

 “Satu kios sol sepatu, satunya sayuran, yang satu nasi uduk,” jelas dia.

Akibat kebakaran itu, Martin menuturkan seluruh bangunan di atas lahan miliknya seluas 15 x 12 meter habis tak tersisa.

Tak hanya bangunan, beragam barang berharga juga ikut hangus dilalap api.

Barang berharga itu diantaranya mulai dari kendaraan, peralatan rumah tangga, hingga dokumen penting.

“Motor ada, sepeda, mesin cuci, kulkas, sound system. Surat-surat berharga juga, SHM, surat motor,” tuturnya.

Belum Ada Komunikasi

Martin menyampaikan, pasca kejadian hingga kini belum ada komunikasi dari pihak pengelola SPBE terkait upaya pertanggung jawaban.

Pasca kejadian, Martin bersama keluarga saat ini terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah tetangga karena tempat tinggalnya sudah tidak bisa dihuni.

Kemudian, usaha nasi uduk yang selama ini menjadi sumber penghasilannya juga tidak bisa lagi dijalankan.

Ia berharap ada bantuan atau kompensasi atas kerugian yang dialaminya, terutama untuk membangun kembali rumah dan kios miliknya.

“Pengen bantuan, dibetulin lagi semula. Semuanya, soalnya emang duit tidak ada lagi, saya aja ini dagang nasi uduk di sebelah SPBE, tapi sekarang sudah tidak bisa lagi jualan. Bingung, penghasilan juga kan habis,” ungkapnya. 

DPRD Kota Bekasi Desak Pengelola SPBE Ganti Rugi

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, mendesak pihak pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) segera memberikan ganti rugi kepada warga terdampak kebakaran.

Hal tersebut disampaikan Sarwin usai meninjau langsung lokasi kejadian yang berada di lokasi kebakaran, SPBE Cimuning, Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Kamis (2/4/2026).

"Kami ingin memastikan legislatif dan eksekutif akan bekerja sama untuk membantu korban ledakan terutama rumah mereka dan tempat usaha mereka, lalu kami juga harus bekerja sama dan meminta pertanggungjawaban pihak SPBE seperti apa kontribusinya," kata Sarwin di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Sarwin menjelaskan, ketika dirinya mendatangi lokasi, ia juga mendapatkan keluhan dari warga terkait belum adanya kompensasi dari pihak SPBE.

Meskipun fasilitas tersebut telah lama beroperasi di wilayah tersebut.

“Tadi juga ada warga yang menyampaikan bahwa SPBE ini tidak ada atau belum memberikan kompensasi selama mereka beroperasi,” jelasnya.

Selanjutnya, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat, Sarwin menyampaikan, pihaknya akan mengawal pemenuhan hak-hak warga terdampak, baik dalam bentuk bantuan materi maupun layanan kesehatan.

“Kalau kami sebagai legislatif kebetulan ini dapil kami dan kami memastikan bahwa warga kami itu mendapatkan atau terakomodir baik bantuan baik materi maupun kesehatan,” ucapnya.

Sementara untuk jangka panjang, Sarwin mengungkapkan DPRD Kota Bekasi akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan SPBE di wilayah tersebut.

Termasuk kemungkinan penataan ulang lokasi agar tidak berada di dekat permukiman padat.

“Kami ke depan harus melakukan evaluasi dan sidak harusnya kepada SPBE yang ada di Kota Bekasi seperti apa dan minimal jangan dekat dengan lingkungan padat penduduk untuk tidak terjadi atau meminimalisir hal-hal tidak diinginkan seperti saat ini,” tutupnya.

Korban bertambah

Di sisi lain, Jumlah korban akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi terus bertambah.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya hingga Kamis (2/4/2026) sekira pukul 15.00 WIB, jumlah korban mencapai 17 orang.

"Sampai dengan saat ini ada 17 orang yang dilakukan perawatan, sebagian juga memang lukanya, luka bakar di atas 50 persen," kata Kusumo di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Kusumo menjelaskan, dua dari sekian korban itu merupakan ibu dan balitanya.

Namun keseluruhan korban itu sudah dibawa ke sejumlah Rumah Sakit (RS).

"Korban itu ada ibu dan balita. Balitanya tadi Alhamdulillah tidak terkena luka bakar dan sebagainya, mudah-mudahan semua bisa segera pulih. Mohon doanya," jelasnya.

Kusumo menuturkan, para korban diketahui mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut.

"Rata-rata mengalami luka bakar sekitar 60-70 persen untuk para korban," tuturnya.

Kusumo menyampaikan, selanjutnya para korban diarahkan pihaknya untuk sementara mengungsi di posko.

"Yang jelas ini kan ada posko, nanti dicatat oleh pihak relevan semua kerugian seperti apa, yang utama adalah keselamatan warga sekitar. Karena kami lihat banyak warga yg terdampak di sekitar," ucapnya. (M37)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.