Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, digegerkan dengan penemuan seorang kakek berusia 74 tahun yang meninggal dunia di depan warung jus, Jumat (3/11/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di depan warung jus di lokasi tersebut. Awalnya, warga mengira korban hanya sedang beristirahat.
Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, korban ternyata sudah tidak bergerak dan dipastikan meninggal dunia.
Peristiwa ini pun langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.
Ketua RW 02 Kelurahan Pengantungan, Mahyudin, mengatakan suasana sempat ramai karena warga penasaran.
“Warga sempat heboh melihat ada kakek tergeletak. Tidak lama kemudian datang rombongan dari Dinas Sosial Kota Bengkulu,” ujar Mahyudin.
Menurutnya, kedatangan Dinsos berkaitan dengan laporan sebelumnya mengenai seorang lansia yang diduga terlantar di kawasan tersebut.
“Memang sebelumnya ada laporan tentang lansia terlantar. Tapi saat dicek oleh pihak Dinsos, korban sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Dinsos Pastikan Korban Meninggal
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Abriadi, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai seorang lansia yang diduga terlantar.
Tim Dinsos langsung turun ke lokasi, namun korban sudah tidak dapat diselamatkan.
“Kami menerima laporan ada warga terlantar di depan warung. Saat tim sampai di lokasi, korban sudah meninggal dunia,” ungkap Abriadi.
Setelah memastikan kondisi korban, Dinsos berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
“Korban langsung dibawa ke rumah sakit, dan penanganan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jenazah
Tak lama setelah laporan diterima, pihak kepolisian dari Polresta Bengkulu tiba di tempat kejadian. Petugas melakukan olah TKP dan memasang garis polisi untuk mengamankan area.
Jenazah korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
PS Kanit Pidum Polresta Bengkulu, Iptu Revi Hari Sona, menyampaikan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya,” kata Revi.
Polisi Telusuri Identitas dan Keluarga Korban
Selain visum, kepolisian juga tengah menelusuri identitas lengkap serta keberadaan keluarga korban. Hingga saat ini, belum ada pihak keluarga yang melapor kehilangan anggota keluarga.
“Kami masih mencari informasi terkait identitas korban dan keluarganya. Sampai sekarang belum ada yang mengaku sebagai keluarga,” jelas Revi.
Pihak kepolisian akan segera menyampaikan perkembangan terbaru jika ada informasi lanjutan mengenai kasus ini.
“Jika ada perkembangan, akan kami sampaikan,” tambahnya.