SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan di Jawa Timur (Jatim) resmi mengukuhkan 509 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru, sebagai langkah penguatan pelayanan publik daerah.
Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Kaji Yes), dengan menghadirkan ratusan pegawai yang siap bertugas di berbagai perangkat daerah.
"Betul ada 509 orang yang Kamis kemarin sudah kita lantik," ujar Bupati Kaji Yes tersebut saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Jumat (3/4/2026).
Penambahan personel ini diharapkan mampu menutup celah kebutuhan tenaga ahli di berbagai sektor strategis Pemkab Lamongan. Berikut adalah rincian formasi ASN yang dilantik:
Kaji Yes menegaskan, bahwa momentum ini sangat krusial bagi para abdi negara baru untuk memulai tanggung jawab mereka dengan integritas, disiplin, dan profesionalisme tinggi.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat maupun daerah, Kaji Yes memberikan instruksi khusus agar ASN tidak kehilangan semangat kerja.
Bupati menekankan bahwa keterbatasan anggaran justru harus memicu kreativitas dan pola kerja yang lebih hemat, namun tetap tepat sasaran.
“Di tengah efisiensi, saudara harus mampu bekerja cerdas. Jangan sampai pelayanan publik berkurang. Justru ASN dituntut semakin inovatif,” tegas Yuhronur.
Ia juga meminta para ASN baru untuk meninggalkan pola kerja seremonial dan beralih ke hasil kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Lamongan.
Sebagai generasi ASN baru, para pegawai diminta menjadi motor perubahan dengan memanfaatkan teknologi informasi guna mempercepat pelayanan dan memangkas birokrasi.
Pemkab Lamongan optimistis kehadiran 509 tenaga baru ini akan membuat pelayanan publik di berbagai bidang menjadi lebih efektif, responsif dan berkualitas tinggi.
Pelantikan ini merupakan bagian dari visi Bupati Yuhronur Efendi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang dinamis. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Lamongan fokus pada digitalisasi layanan melalui berbagai aplikasi terintegrasi untuk memudahkan akses warga di pelosok desa.