Gunung Merapi Tercatat Mengalami 32 kali Gempa Guguran Jumat Siang Ini
Muhammad Fatoni April 03, 2026 04:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi tercatat mengalami 32 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-27 mm dan lama gempa 50.36-185.22 detik.

Hal itu berdasarkan catatan laporan BPPTKG Yogyakarta sepanjang periode pengamatan pagi hingga siang hari ini, Jumat (3/4/2026), pukul 06.00-12.00 WIB. 

Selain itu ada 21 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-32 mm, S-P 0.2-0.8 detik dan lama gempa 12.47-38.66 detik.

Serta 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 62.53 detik.

Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.

Untuk pengamatan visual, Gunung Merapi tertutup kabut 0-III.

Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 425 meter dari puncak.

Dari sisi klimatologi, cuaca di kawasan puncak Merapi berawan hingga mendung, angin tenang ke arah timur.

Suhu udara sekitar 22.5-23.37°C. Kelembaban 82-83.5 persen. Tekanan udara 873.8-917.7 mmHg. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jumat 3 April 2026, Hujan Ringan Guyur Gunungkidul dan Bantul

Lebih lanjut, BPPTKG Yogyakarta menyampaikan rekomendasi terkait potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat pun diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar serta awan panas guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.