SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Delapan warga binaan beragama Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung mengikuti ibadah Jumat Agung secara daring, Jumat (3/4/2026), sebagai bentuk pemenuhan hak beragama selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan yang berlangsung di area balkon lapas tersebut tersambung langsung dengan Yayasan Pelayanan Kasih Bethesda (YPK Bethesda).
Ibadah mengangkat tema “Salib Kristus Puncak Perjalanan Hidup dan Karya-Nya” dan dipimpin oleh Pdt. Yani Setyawati Lim, S.Th.
Kepala Lapas Kelas IIB Kayuagung, Chandra Syahputra Tarigan, mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjamin hak asasi manusia, khususnya kebebasan beragama bagi warga binaan.
“Negara telah menjamin hak setiap warga negara untuk beribadah, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas,” ujar Chandra.
Ia menambahkan, pembinaan keagamaan menjadi salah satu aspek penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan agar memiliki kesiapan mental dan spiritual saat kembali ke masyarakat.
Menurutnya, momentum Jumat Agung diharapkan dapat menjadi sarana refleksi diri bagi warga binaan untuk memperbaiki kehidupan ke depan.
Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan petugas lapas, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.