Kembalinya Leo/Daniel, Tugas Pertama The Babbies Langsung Berburu Poin BWF dari Nol
Dwi Setiawan April 03, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi mengumumkan kembalinya salah satu pasangan ganda putra paling menjanjikan, Leo Carnando dan Daniel Marthin.

Setelah sempat dipisahkan dalam skema perombakan skuad, pasangan berjuluk The Babies ini dipastikan akan kembali bahu-membahu di atas lapangan per Jumat (3/4/2026).

Langkah PBSI ini memicu antusiasme tinggi di kalangan pencinta bulu tangkis atau Badminton Lovers.

Pasalnya, duet Leo/Daniel merupakan pemegang gelar Juara Dunia Junior BWF yang memiliki gaya main agresif dan spartan.

Namun, kembalinya mereka kali ini bukan tanpa tantangan. Mereka harus rela turun gunung dan merangkak dari titik nadir.

Ujian Peringkat Dunia The Babbies

Akibat perpisahan yang cukup lama, peringkat dunia Leo/Daniel merosot tajam.

Saat ini, posisi mereka terlempar dari zona aman dan berada di luar peringkat 200 dunia.

Kondisi ini memaksa mereka untuk berburu poin dari nol demi memulihkan posisi di ranking BWF.

Thailand Open dan Malaysia Masters 2026 yang dijadwalkan pada Mei mendatang akan menjadi panggung debut reuni mereka.

Turnamen level Super 500 ini menjadi kesempatan emas sekaligus ujian nyali.

Baca juga: Daniel Marthin Resmi Bertanding Lagi, Gandeng Leo Rolly Carnando di Thailand Open 2026

Karena berstatus non-unggulan dengan peringkat rendah, Leo/Daniel dituntut untuk melaju sejauh mungkin guna meraup poin maksimal.

Konsistensi menjadi harga mati jika mereka ingin segera kembali bersaing dengan pasangan-pasangan elite dunia.

Nostalgia Masa Perpisahan

Selama berpisah, kedua pemain mencatatkan rapor yang cukup kontras.

Leo yang berpasangan dengan Bagas Maulana tampil cukup impresif dengan torehan dua gelar juara BWF World Tour.

Mereka sukses naik podium tertinggi di Korea Open 2024 setelah menumbangkan raksasa Korea, Kang Min-hyuk/Seo Seung-ja.

Kemudian menyabet gelar Thailand Masters 2026. Bahkan, mereka sempat mencicipi atmosfer final All England 2025 meski harus puas sebagai runner-up.

Di sisi lain, Daniel Marthin yang berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri harus puas dengan julukan "Manusia Silver".

lihat foto
FIKRI/DANIEL - Ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, mengalahkan He Ji Ting/Ren Xiang Yu (Cina), di Mokpo Indoor Stadium, Mokpo Jumat (30/8/2024).

Meski berhasil menembus final Thailand Masters dan Swiss Open, mereka selalu gagal di partai puncak dan harus puas dengan medali perak.

Secara statistik, Daniel memang tampak lebih kesulitan meraih gelar juara selama masa eksperimen tersebut.

Lembaran Baru Ganda Putra

Keputusan PBSI menyatukan kembali Leo/Daniel juga berdampak pada Bagas Maulana.

Bagas kini dipasangkan dengan pemain muda, Muh Patra Erwiansyah.

Perombakan ini diharapkan menjadi strategi jitu untuk memperkuat kedalaman sektor ganda putra Indonesia yang selalu menjadi tumpuan prestasi.

Kini, fokus utama tertuju pada progres Leo/Daniel. Publik menanti apakah chemistry lama mereka masih tetap tajam atau justru membutuhkan waktu adaptasi lebih lama.

Dengan semangat baru dan ambisi untuk kembali ke jajaran papan atas, perjuangan Leo/Daniel merangkak dari bawah diprediksi akan menjadi salah satu alur cerita paling menarik di kalender kompetisi 2026.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.