TRIBUNJAMBI.COM – Pemerintah kembali menjadwalkan penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026.
Pada periode kali ini, pencairan bansos direncanakan berlangsung mulai April hingga Juni 2026 dengan penyaluran yang dilakukan secara bertahap.
Proses pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap 2 sendiri mulai digulirkan sejak April 2026, dengan target penyaluran antara pekan kedua hingga akhir bulan melalui bank-bank Himbara serta PT Pos Indonesia.
Program PKH merupakan bantuan tunai bersyarat yang disalurkan oleh Kementerian Sosial kepada keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bantuan ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan dasar, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Dalam implementasinya, dana PKH diberikan secara bertahap kepada kelompok penerima seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lanjut usia, serta penyandang disabilitas guna meningkatkan kualitas hidup mereka.
Sementara itu, BPNT atau yang juga dikenal sebagai program sembako merupakan bantuan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan.
Baca juga: Viral Aksi Perawat Joget di Ruang Operasi, Pengakuan Riga Septian Disorot, Hukuman Menanti
Dana tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan seperti sumber karbohidrat, protein, dan vitamin di e-warong yang telah ditunjuk pemerintah.
Penerima manfaat dari kedua program ini adalah masyarakat miskin dan rentan yang telah terdaftar dalam DTKS.
Untuk memastikan status penerima, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Di tengah isu efisiensi anggaran kementerian, pemerintah memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial tetap menjadi prioritas utama.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat tidak akan terdampak pemangkasan anggaran.
Ia bahkan menyebut, apabila diperlukan, pemerintah berpotensi menambah alokasi anggaran untuk bansos demi menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Program yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial tidak akan terkena efisiensi. Bahkan jika dibutuhkan, bisa ditambah,” ujarnya.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap tenang dan memastikan data mereka valid agar dapat menerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses penyaluran dilakukan secara bertahap.
Pemerintah menggandeng bank-bank Himbara serta Kantor Pos untuk memastikan bantuan sampai ke tangan keluarga penerima manfaat (KPM).
Berikut daftar bantuan sosial yang cair di bulan April 2026.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan tunai diberikan sesuai kategori penerima:
Ibu hamil & anak usia dini: Rp750.000 per tahap
Siswa SD: Rp225.000 per tahap
Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
Lansia & penyandang disabilitas: Rp600.000 per tahap
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Bantuan sebesar Rp600.000 setiap tiga bulan.
Disalurkan melalui kartu elektronik untuk pembelian kebutuhan pokok di e-warung.
3. Bantuan Beras 10 Kg
Setiap KPM menerima beras 10 kilogram.
Distribusi dilakukan melalui Perum Bulog dan Kantor Pos.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan pendidikan bagi siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK dari keluarga kurang mampu.
Biasanya mulai cair menjelang tahun ajaran baru.
5. PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Program bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Iuran dibayarkan penuh oleh pemerintah.
Cara Cek Penerima Bansos
Masyarakat dapat memastikan status penerima bansos dengan beberapa cara berikut:
1. Melalui Website Resmi Kemensos
Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id, lalu:
Masukkan data sesuai KTP (nama, alamat, NIK)
Pilih wilayah domisili
Klik “Cari Data” untuk melihat hasil
2. Lewat Aplikasi “Cek Bansos”
Unduh aplikasi resmi di Android atau iOS
Login menggunakan akun DTKS
Cek status bantuan seperti PKH atau BPNT langsung dari ponsel
3. Melalui KKS atau ATM Bank Himbara
Cek saldo melalui ATM BNI, BRI, Mandiri, atau BTN
Dana bantuan biasanya langsung masuk ke rekening penerima