Menantang Takdir setelah FIFA Matchday: Dongeng Liar Arsenal Menangkan Treble Winners
Drajat Sugiri April 03, 2026 06:08 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Berakhirnya agenda FIFA Matchday edisi Maret 2026 akan menjadi momentum krusial bagi Arsenal.

Bagi Arsenal, laga FIFA Matchday jelas terasa seperti pisau bermata dua.

Sisi positifnya, laga jeda internasional kali ini, bisa dijadikan refleksi bagi Arsenal setelah kalah di final Piala Carabao.

Usai kalah melawan Manchester City di final yang berujung melayangnya kesempatan untuk meraih trofi Piala Carabao.

Hadirnya FIFA Matchday kali ini tentu terasa datang di waktu yang tepat bagi Arsenal, untuk memulihkan mentalnya.

Baca juga: Jadwal Krusial April 2026: Laga Kunci Penentu Gelar Liga Inggris, Liga Italia hingga Liga Champions

Namun di sisi lain, efek negatifnya ialah skuad utama Arsenal yang dipanggil negaranya, rawan terkena virus FIFA alias cedera bersama timnasnya masing-masing.

Beruntung bagi Arsenal, keputusan mereka untuk menarik beberapa pemain kuncinya dari FIFA Matchday agar terhindar dari cedera pada saat jeda internasional, menjadi cara Mikel Arteta tidak kehilangan skuadnya di momen kritis.

Kini, Arsenal tinggal bersiap menjalani laga demi laga hingga akhir musim ini, untuk menentukan nasibnya sendiri.

SELEBRASI ARSENAL - Striker Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol bersama rekan setim ke gawang Everton pada lanjutan pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion Hill Dickinson pada Minggu (21/12/2025). (Instagram Arsenal - 21/12/2025).
SELEBRASI ARSENAL - Striker Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol bersama rekan setim ke gawang Everton pada lanjutan pekan ke-17 Liga Inggris di Stadion Hill Dickinson pada Minggu (21/12/2025). (Instagram Arsenal - 21/12/2025). (Arsenal)

Gagal Quadruple, Arsenal Masih Jaga Asa Treble Winner

Setelah gagal menjadi juara di ajang Piala Carabao.

Arsenal otomatis tinggal menyisakan harapan untuk meraih trofi di tiga kompetisi berbeda pada akhir musim ini.

Mulai di Liga Inggris, Liga Champions dan Piala FA.

Meskipun harapan untuk meraih quadruple telah ambyar, lantaran Arsenal gagal memenangkan Piala Carabao.

Mikel Arteta selaku pelatih jelas tidak boleh kena mental begitu saja.

Hal ini karena Arsenal masih berpeluang untuk mencetak catatan emas yang belum pernah diukir dalam sejarah klub.

Ya, Arsenal kini masih berpeluang untuk meraih treble winner alias gelar di tiga kompetisi berbeda musim ini.

Dan momen penghakiman terkait bisa tidaknya Arsenal meraih treble akan ditentukan dari setiap hasil laga yang ia mainkan setelah agenda FIFA Matchday edisi Maret 2026 sampai akhir kompetisi musim ini.

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Arsenal
31
21
7
3
61
22
39
70
2
35
Man. City
30
18
7
5
60
28
32
61
3
35
Manchester United
31
15
10
6
56
43
13
55
4
35
Aston Villa
31
16
6
9
42
37
5
54
5
35
Liverpool
31
14
7
10
50
42
8
49
6
35
Chelsea
31
13
9
9
53
38
15
48
7
35
Brentford
31
13
7
11
46
42
4
46
8
35
Everton
31
13
7
11
37
35
2
46
9
35
Fulham
31
13
5
13
43
44
-1
44
10
35
Brighton
31
11
10
10
41
37
4
43
11
35
Sunderland
31
11
10
10
32
36
-4
43
12
35
Newcastle
31
12
6
13
44
45
-1
42
13
35
Bournemouth
31
9
15
7
46
48
-2
42
14
35
Crystal Palace
30
10
9
11
33
35
-2
39
15
35
Leeds United
31
7
12
12
37
48
-11
33
16
35
Nottm Forest
31
8
8
15
31
43
-12
32
17
35
Tottenham
31
7
9
15
40
50
-10
30
18
35
West Ham
31
7
8
16
36
57
-21
29
19
35
Burnley
31
4
8
19
33
61
-28
20
20
35
Wolves
31
3
8
20
24
54
-30
17
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

Unggul 9 Poin, Momentum Arsenal Sudahi Penantian 24 Tahun di Liga Inggris

Dimulai dari Liga Inggris.

Jika menilik klasemen, Arsenal masih menjadi kandidat utama pemenang Liga Inggris musim ini.

Bagaimana tidak, raihan 70 poin dari 31 laga masih menempatkan Arsenal sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris.

Arsenal unggul sembilan poin dari Manchester City selaku runner-up.

Dengan keunggulan poin tersebut, peluang Arsenal untuk segera menyegel gelar Liga Inggris musim ini sangat terbuka.

Meskipun Manchester City masih punya satu tabungan laga sisa, dan memiliki keuntungan memainkan satu laga kandang melawan Arsenal

Gelar juara Liga Inggris musim ini masih tetap berada di tangan Arsenal.

Sekalipun Arsenal kalah melawan Manchester City di Stadion Etihad pada pekan 32 Liga Inggris yang akan berlangsung pada Minggu (19/4/2026).

Misi Arsenal untuk bisa mengakhiri paceklik gelar juara Liga Inggris yang telah berlangsung 24 tahun bakal terwujud.

Dengan catatan, Arsenal bisa bangkit dan memenangkan seluruh pertandingan Liga Inggris musim ini.

REAKSI ARTETA - Ekpresi datar pelatih Arsenal, Mikel Arteta setelah timnya diimbangi Brentford 1-1 di Gtech Community Stadium dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB.
REAKSI ARTETA - Ekpresi datar pelatih Arsenal, Mikel Arteta setelah timnya diimbangi Brentford 1-1 di Gtech Community Stadium dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. (Arsenal)

Berbekal kedalaman skuad yang lebih mumpuni, Arteta jelas punya amunisi untuk mewujudkan harapan tersebut.

Dilihat dari jadwal sisa yang bakal dimainkan antara Arsenal dan Manchester City pada akhir musim ini.

Arsenal juga lebih diuntungkan, karena satu-satunya laga tersulit yang bakal dihadapi mereka ialah bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad.

Berbeda dengan Manchester City yang masih berhadapan Chelsea selaku big six, lalu bersua Aston Villa dan Everton yang menjadi tim kuda hitam musim ini.

Menjaga Asa Treble Winner, Gelar Perdana Liga Champions Jadi Pembakar Motivasi

Beralih ke Liga Champions.

Undian fase gugur yang tampak menguntungkan Arsenal, jelas tidak boleh disia-siakan oleh Mikel Arteta.

Setelah melewati hadangan Bayer Leverkusen di babak 16 besar, Arsenal kini akan berhadapan dengan Sporting CP.

Laga melawan Sporting CP jelas terasa lebih mudah bagi Arsenal, ketimbang mereka harus bertemu Bayern Munchen pada babak yang sama di bracket lain.

Apalagi pada musim lalu, Arsenal sudah pernah menghancurkan Sporting CP dengan skor 1-5 di kandang lawannya tersebut.

Maka pada musim ini, Arsenal jelas punya kesempatan lebih besar untuk menyingkirkan Sporting CP dan lolos ke semifinal.

Trofi Liga Champions 2023/2024 yang dipajang di Stadion Wembley
Trofi Liga Champions 2023/2024 yang dipajang di Stadion Wembley (instagram/championsleague)

Fakta bahwa Arsenal belum pernah memenangkan gelar Liga Champions, tentu bakal menjadi bahan bakar tambahan bagi skuad Meriam London untuk bisa pecah telur di kompetisi ini.

Dan laga berikutnya melawan Sporting CP menjadi momen vital bagi Arsenal untuk menjaga asanya meraih treble.

Jika bisa melewati hadangan Sporting CP, Arsenal akan bertemu pemenang Barcelona vs Atletico di semifinal.

Andai terus melaju dan berada di final, Arsenal berpotensi ketemu PSG, Liverpool, Real Madrid atau Bayern Munchen.

Undian Mudah Warnai Perjalanan Arsenal Menuju Podium Juara Piala FA

Pindah ke Piala FA, Arsenal juga lebih diuntungkan secara undian.

Sejak ronde ketiga, Arsenal hanya dipertemukan dengan Portsmouth lalu Wigan di babak keempat.

Lalu, setelah melewati hadangan Mansfield Town di ronde kelima.

Arsenal hanya akan berhadapan dengan Southampton di babak keenam alias perempat final.

Undian melawan Southampton jelas terasa menguntungkan bagi Arsenal, dikala Manchester City harus diadu dengan Liverpool di babak yang sama.

Arsenal seharusnya bisa melangkahi Southampton untuk bisa menyegel satu tiket di babak semifinal Piala FA.

Seandainya bisa lolos semifinal, artinya Arsenal hanya berjarak dua kemenangan lagi dengan gelar juara turnamen ini.

Dengan semakin dekatnya Arsenal meraih gelar di semua kompetisi musim ini, tentu asa untuk memenangkan treble winner perdana dalam sejarah klub makin terjaga.

Maka dari itu, setiap laga yang akan dimainkan Arsenal di sisa laga kompetisi musim ini, apapun ajangnya.

Raihan kemenangan dalam setiap laganya akan menjadi momen kunci Arsenal untuk mewujudkan hal tersebut.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.