Pengurus PCNU Banyuwangi 2026-2030 Dilantik 4 April di Ponpes Minhajut Thullab
Haorrahman April 03, 2026 07:52 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi periode 2026–2030 dijadwalkan dilantik, Sabtu (4/4/2026). Kepastian pelantikan tersebut diperoleh setelah PCNU Banyuwangi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kamis (2/4/2026) malam.

Pelantikan rencananya digelar di Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Menyusul kepastian dari PBNU tersebut, jajaran pengurus PCNU Banyuwangi langsung menggelar rapat persiapan pelantikan.

Dalam struktur kepengurusan tersebut, Ahmad Turmudi akan dilantik sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, sementara KH Fahrudin Maman menjabat sebagai Rois Syuriyah.

Baca juga: Banyuwangi Kian jadi Favorit, Penumpang dan Pergerakan Pesawat Bandara Banyuwangi Terus Meningkat

Hasil Konfercab

Jajaran pengurus PCNU Banyuwangi periode 2026–2030 merupakan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) NU XIV Banyuwangi yang digelar di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat Blokagung pada 8 Januari 2026.

Ahmad Turmudi menyampaikan bahwa turunnya SK dari PBNU menjadi kepastian bagi pengurus untuk segera melaksanakan pelantikan.

“Berkat kerja keras semua pengurus dan doa warga Nahdliyin, SK telah turun dan permohonan pelantikan dikabulkan,” kata Turmudi usai rapat pleno yang digelar mendadak pada Kamis malam.

Menurut Turmudi, panitia telah mengirimkan undangan kepada berbagai unsur organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama, mulai dari pengurus ranting, Majelis Wakil Cabang (MWC), lembaga, badan otonom, hingga jajaran PCNU.

Jumlah tamu undangan yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 1.500 orang.

“Meski mendadak, persiapan pelaksanaan pelantikan sudah cukup matang,” ujarnya.

Baca juga: TNI Bentuk Satgas Pengurai Kemacetan di Ketapang Banyuwangi, Ratusan Personil Diterjunkan

Rois Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fahrudin Maman menyambut lega kepastian pelantikan tersebut. Ia mengaku terus berkomunikasi dengan PBNU terkait proses penerbitan SK kepengurusan.

Menurutnya, pelantikan ini juga akan dirangkaikan dengan kegiatan keagamaan di pondok pesantren setempat.

“Acara pelantikan berbarengan dengan Haul ke-47 Al Maghfurlah KH Abdul Mannan, pendiri Ponpes Minhajut Thullab,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Juhaendi menyebutkan berbagai persiapan acara telah berjalan. Prosesi pelantikan akan dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) yang berada di kompleks pondok pesantren tersebut.

“Mohon doanya agar acara pelantikan berjalan sukses,” ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.