156.513 Warga Kabupaten Mojokerto Digerojok Bantuan Pangan dari Bapanas
Cak Sur April 03, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), mendapat alokasi sebanyak 156.513 penerima dari bantuan cadangan pangan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng tersebut, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah lonjakan harga sembako.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau Gus Baraa menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada penerima manfaat di Balai Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal.

Gus Barra mengatakan, bantuan pangan ini merupakan cadangan pangan pemerintah pusat.

"Jumlah penerima bantuan beras dan minyak goreng dari pemerintah sebanyak 156.513 orang se-Kabupaten Mojokerto," ujar Gus Barra, Jumat (3/4/2026).

Rincian Bantuan dan Kriteria Penerima

Ia menjelaskan, bantuan pangan periode Februari-Maret 2026 diserahkan serentak kepada warga yang berhak.

Masing-masing penerima mendapatkan paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

  • Total bantuan merupakan akumulasi jatah dua bulan (Februari dan Maret).
  • Setiap bulan penerima berhak atas 10 kilogram beras.
  • Setiap bulan penerima berhak atas 2 liter minyak goreng.
  • Syarat penerima adalah warga yang terdaftar pada Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.
  • Penyaluran bantuan dilakukan melalui Bulog Kabupaten Mojokerto.

"Penerimanya adalah yang termasuk dalam Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, jadi penerima bantuan se-Kabupaten Mojokerto ada datanya," ucap Bupati Gus Barra.

Upaya Stabilisasi Harga Usai Lebaran

Gus Barra menambahkan, bahwa seluruh bantuan ini didistribusikan oleh Bulog Kabupaten Mojokerto.

Distribusi ini, sekaligus menjadi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk menekan harga bahan pokok usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Ini stimulus untuk menstabilkan harga, terutama bahan-bahan pokok, karena akhir-akhir ini usai lebaran dikhawatirkan harga bahan pokok semakin meninggi," tukasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.