Kehadiran jembatan ini sangat penting dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah

Solok (ANTARA) - Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan
Advokat Indonesia (PERADI) menyalurkan bantuan berupa pembangunan jembatan gantung di Balai Panjang di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok, Jumat, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi PERADI bersama pemerintah pusat dalam membantu pembangunan di Kabupaten Solok.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah akses antar wilayah.

“Jembatan gantung ini akan menjadi penghubung vital bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” ujar Bupati.

Bupati Solok juga sangat mengapresiasi perhatian dari PERADI atas pembangunan jembatan gantung di daerah itu. Bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap sinergi ini dapat terus terjalin, sehingga pembangunan yang merata dan berkelanjutan dapat terus kita wujudkan.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PERADI atas bantuan pembangunan jembatan gantung ini," katanya.

Kehadiran jembatan ini sangat penting dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelumnya, Kamis (2/4) Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Peradi yang juga Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan mengatakan pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen PERADI dalam menjalankan peran sosial organisasi, tidak hanya di bidang hukum tetapi juga dalam membantu pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia berharap pembangunan jembatan gantung balai panjang tersebut dapat segera selesai sehingga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dan mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antar wilayah di Kabupaten Solok.

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bantuan dari PERADI sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan infrastruktur di daerah, khususnya dalam membuka akses masyarakat yang selama ini masih terbatas.

Pada kesempatan tersebut, PERADI juga menyerahkan bantuan sebesar Rp600 juta yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan kepada bupati Solok untuk mendukung pembangunan jembatan gantung tersebut.