Jakarta (ANTARA) - Panitia Gereja Katolik Santa Perawan Maria Ratu, Paroki Blok Q, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengingatkan jemaat khususnya lansia dan disabilitas dapat datang lebih awal sebelum jadwal misa Paskah dimulai.

"Imbauannya itu datang lebih cepat, terutama untuk kaum disabilitas dan manula sih sebenarnya. Kami memang sangat mengutamakan, tapi diharapkan bisa datang lebih cepat," kata Ketua Panitia Besar Paskah 2026 Gereja Santa Perawan Maria Ratu Blok Q, Christopher Widyastanto saat ditemui menjelang ibadah Jumat Agung di Jakarta, Jumat.

Christopher menekankan hanya ada satu akses masuk untuk jemaat, yakni pintu yang berada di Jalan Suryo, dan dua pintu keluar di Jalan Ciasem dan Jalan Walter Monginsidi.

Ia juga menegaskan bahwa gereja tidak membuka sistem daftar daring, sehingga jemaat diharapkan datang lebih awal dengan memantau jam kedatangan dan jadwal misa melalui Instagram @gerejasantablokq.

"Kita tidak ada booking system di sini, jadi kita menerima siapa saja yang datang," ucap dia.

Kapasitas Gereja Katolik Santa Perawan Maria Ratu, Paroki Blok Q, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mencapai 3.000 jemaat. Adapun puncak kehadiran jemaat diprediksi terjadi pada Sabtu (4/4) dengan perkiraan hingga 4.000 jemaat.

Panitia Gereja Katolik Santa Perawan Maria yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengusung tema "Keutuhan Alam Ciptaan" dalam menyambut perayaan Paskah.

Pada Jumat ini, Gereja Katolik Santa Perawan Maria Ratu menggelar tiga misa dalam ibadah Jumat Agung.

Tiga misa itu terbagi jam 11.00 WIB menggunakan Bahasa Inggris serta jam 15.00 WIB dan 18.30 WIB untuk Bahasa Indonesia.

Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) menyiagakan 144 personel untuk mengamankan rangkaian ibadah Paskah di 13 titik gereja yang tersebar di wilayah setempat.