Ini Alasan Jarum Jam Berputar ke Kanan alih-alih ke Arah Kiri
Moh. Habib Asyhad April 03, 2026 06:34 PM

Bukan tanpa alasan kenapa jam berputar ke arah kanan alih-alih ke arah kiri. Ternyata ada kaitannya dengan peradaban-peradaban kuno di masa lalu.

---

Intisari hadir di whatsapp channel, follow dan dapatkan berita terbaru kami di sini

---

Intisari-Online.com -Manusia di mana pun di bumi, umumnya maklum tentang arti kata: "searah jarum jam". Tentu yang dimaksud, jarum jam yang berputar ke arah kanan.

Asal mula perputaran ini tidak terlepas dari faktor geografis dari peradaban-peradaban besar kuno, seperti Mesir, Romawi, Yunani, Babilonia, atau Cina; yang berada di belahan bumi bagian utara.

Sebagian besar peradaban menggunakan jam matahari (sundial) sebagai penunjuk waktu.

Sundial yang awalnya dari Mesir ini terdiri atas dua bagian yakni papan berbentuk lingkaran persegi yang ditulisi angka-angka serta sebuah tiang segitiga (gnomon) yang berdiri tegak lurus dari papan.

Ketika sinar matahari menyorot, maka bayangan gnomon itu menimpa papan dan menunjukkan waktu saat itu.

Mengingat sundial berada di belahan bumi utara, maka bayangan gnomon akan terlihat bergerak ke kanan. Lain ceritanya kalau jam itu diletakkan di bumi selatan, karena arahnya akan berlawanan.

Sementara kalau dia ada tepat di daerah khatulistiwa, maka bayangannya hanya akan bergerak lurus dari barat ke timur.

Saat jam mekanik mulai dibuat, yakni pada Abad Pertengahan di Eropa, rupanya "kebiasaan" itu terus berlanjut. Meski diletakkan di mana pun, arah jarum jam akan tetap ke kanan.

Sejarah jam tangan

Ada beberapa versi mengenai penemuan jam tangan.

Di antaranya, sebagaimana dikutip dari Bob Watches, jam tangan disebut pertama kali dibuat oleh Abraham-Louis Breguet, seorang horologist Perancis, yang ditujukan untuk Ratu Napolidi tahun 1810. Sementara itu, dilansir Govbergwatches, jam tangan sebenarnya sudah diperkenalkan pada tahun 1570-an, tapi ketika itu desain masih berupa jam tangan berlengan.

Jam tangan pada awalnya adalah fashion bagi wanita, sedangkan pria lebih suka menggunakan jam saku.

Hal ini karena saat itu, jam tangan mudah rusak, sehingga lebih menjadi tren bagi wanita. Sementara itu, New York Times yang mengutip dari Guinness World Records menuliskan, jam tangan awalnya dibuat seorang produsen jam asal Swiss, Patek Phillipe, pada tahun 1868.

Jam tersebut dibuat untuk Bangsawan wanita dari Hongaria Countess Koscowicz. Sementara, sejarah jam tangan laki-laki diperkirakan pertama kali dibuat oleh produsen jam tangan asal Swiss, Girard-Perregauz, pada tahun 1880.

Produsen itu memasok jam tangan untuk angkatan laut di Kekaisaran Jerman pada Peang Boer. Pasokan jam tangan itu diberikan setelah seorang perwira melaporkan kesulitan penggunaan jam saku dalam mengatur waktu pemboman.

Lalu pada 1917, selama Perang Dunia I tercipta jam tangan jam tangan Tank Cartier yang diciptakan oleh Louis Cartier. Dia membuat jam tangan tersebut karena terinspirasi oleh tank Renault yang dia lihat saat menjadi tentara.

Selama Perang Dunia I, para tentara diminta mengenakan jam tangan agar serangan bisa dilakukan secara presisi. Jam tangan pada pria awalnya tidak cukup populer. Bahkan tahun 1916, penggunaan jam tangan gelang dianggap sebagai sesuatu yang lucu dan konyol.

Barulah saat Perang Dunia I berakhir, banyak tentara yang pulang menggunakan jam tangan yang kemudian pelan-pelan menjadi tren dan populer. Komersialisasi jam tangan pun muncul.

Jam tangan Tank Cartier adalah desain yang cukup populer hingga sekarang. Ia berbentuk kotak persegi panjang dengan ciri khas angka romawi di dalamnya.

Jam tangan ini kemudian banyak dipakai oleh para tokoh terkenal seperti John F. Kenedy maupun Princess Diana.

Hingga saat ini setidaknya ada 41 variasi dari jam tangan Tank Cartier. Pada abad ke-20 jam tangan kemudian terus berevolusi, salah satunya jam tangan bentuk parit yang lebih sering disebut dengan wristlets watch.

Jam tangan ini juga berevolusi saat terjadinya perang darat, yang memiliki ciri latar belakang hitam dan jarum bercahaya. Pada tahun 1950-an muncul jam tangan Rolex yang dikembangkan oleh Wilsdorf & Davis, yang tidak ditujukan untuk keperluan militer, namun untuk jam tangan yang bisa dipakai pria dan wanita (Majalah INTISARI, Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.