TRIBUNDEPOK-Jalan Tanah Baru, Sawangan, Depok kini sudah selesai diperbaiki sehingga menjadi mulus.
Perbaikan Jalan Tanah Baru itu hasil koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok dengan pemerintah pusat.
Dinas PUPR Depok melakukan pengaspalan Jalan Tanah Baru, Kecamatan Beji, dengan dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan pekerjaan pengaspalan tersebut merupakan bagian dari bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Pekerjaan overlay Jalan Tanah Baru ini dimulai dari Simpang Moh. Kafi hingga Simpang Sawangan dengan panjang sekitar 4.057 meter, serta tambahan di Jalan Curug Agung sepanjang 63 meter,” ujarnya Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, total panjang penanganan jalan mencapai 4.120 meter atau sekitar 4,1 kilometer, dengan lebar bervariasi antara 5 hingga 7,5 meter.
Menurutnya, pekerjaan telah dimulai sejak 10 Februari 2026 dan ditargetkan rampung pada April 2026.
Selain pengaspalan, kegiatan ini juga mencakup penanganan di sejumlah titik longsor dengan pemasangan batu guna memperkuat struktur jalan.
Yodi menambahkan, anggaran kegiatan tersebut bersumber dari APBN dengan nilai sebesar Rp5.826.390.000.
Baca juga: Resmi Diterapkan, Begini Skema WFH Bagi ASN di Depok Setiap Jumat
“Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas jalan daerah, khususnya di Kota Depok. Kami berharap hal ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan,” paparnya.
Ia menyebutkan, program ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD), di mana pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran, sementara pemerintah daerah mengusulkan lokasi prioritas yang akan ditangani.
Sebelumnya warga ramai-ramai mengkritik infrastruktur jalan di Kota Depok, Jawa Barat yang kian parah.
Kerusakan jalan di Kota Depok bukan saja pada jalan negara. Jalan provinsi dan kota pun kondisinya sama.
Misalnya saja di Jalan Raya Bogor, Kota Depok yang merupakan jalan negara milik pusat, warga memasangi batang kayu di titik jalan yang berlubang.
Fenomena ini, sebagai gambaran keresahan warga sudah berada di titik jenuh.
Bahkan tak jarang jalan rusak tersebut membuat kecelakaan kepada pengendara sepeda motor lantaran terperosok jalan berlubang dan meninggal dunia.