TRIBUNNEWS.COM - Cedera parah yang diderita Alisson Becker patut membuat Liverpool was-was pada akhir musim ini.
Hal ini mengingat Alisson harus menepi sejenak dari lapangan hijau di momen kritis musim 2025/2026.
Pelatih Liverpool, Arne Slot baru saja memperbarui cedera yang dialami Alisson.
Dalam keterangannya di sesi konferensi pers jelang laga Manchester City vs Liverpool dalam ajang Piala FA, Jumat (3/4/2026) hari ini.
Arne Slot mengonfirmasi bahwa Alisson baru bisa kembali memperkuat Liverpool jelang akhir musim ini.
"(Selain laga melawan Manchester City), Alisson tidak akan berpartisipasi menghadapi PSG, dia absen sementara waktu," ujar Arne Slot dilansir Mirror.
"Intinya, kami berharap Alisson fit jelang akhir musim," tukasnya menambahkan.
Alisson diketahui mengalami cedera saat sesi latihan dalam laga tandang melawan Galatasaray pada leg pertama 16 besar Liga Champions.
Cedera tersebut akhirnya membuat dirinya absen di laga yang berakhir dengan kekalahan Liverpool tersebut.
Eks kiper AS Roma itu sempat kembali bermain pada laga berikutnya, saat Liverpool melawan Tottenham dan Galatasaray (leg kedua).
Namun, Alisson kembali menarik diri dari skuad saat Liverpool melawan Brighton sebelum jeda internasional.
Terbaru, Alisson dipastikan bakal absen memperkuat Liverpool dalam waktu dekat melawan Manchester City.
Baca juga: Menantang Takdir setelah FIFA Matchday: Dongeng Liar Arsenal Menangkan Treble Winners
Meskipun tidak menjelaskan secara gamblang terkait tanggal pasti Alisson bakal comeback.
Kabar terbaru yang disampaikan Arne Slot jelas menyisakan kekhawatiran, khususnya bagi penggemar Liverpool.
Fakta bahwa kompetisi musim ini tinggal menyisakan 2,5 bulan lagi.
Penggemar Liverpool tentu paham dengan vitalnya sosok Alisson di bawah mistar gawang The Reds.
Sejak didatangkan Liverpool tahun 2019, Alisson telah menjelma sebagai kiper kelas dunia di bawah asuhan Jurgen Klopp.
Kedatangan Alisson bersama Virgil Van Dijk seakan menjadi awal kejayaan Liverpool.
Berbagai gelar juara bergengsi baik di level domestik, Eropa hingga Dunia, semua sudah dimenangkan Liverpool.
Dan tak bisa disangkal, keberadaan Alisson di bawah mistar gawang, menjadi salah satu alasan Liverpool berjaya.
Dari total 332 penampilan bersama Liverpool di semua kompetisi, Alisson mampu mencatatkan 140 cleansheet.
Kebobolan 305 gol, mencetak satu gol dan lima assist, menjadi kontribusi elit Alisson sebagai kiper utama Liverpool.
Pada musim ini, dikala usianya sudah menyentuh 33 tahun, posisi Alisson nyatanya sulit tergantikan.
Sekalipun Liverpool sudah mendatangkan Giorgi Mamardashvili yang bakal diproyeksikan sebagai kiper masa depan.
Nyatanya, eks kiper Valencia itu sulit menggeser posisi Alisson sebagai penjaga gawang utama Liverpool.
Di semua kompetisi musim ini, Alisson terhitung telah tampil 34 kali, mencatatkan 13 cleansheet dan 36 kebobolan.
Meskipun catatan Alisson tidak sebaik musim-musim sebelumnya, berbagai penyelamatan gemilang yang telah dilakukan mantan penjaga gawang AS Roma itu setidaknya sudah menyelamatkan Liverpool dari hasil yang lebih buruk.
Kini, dengan cederanya Alisson, Liverpool otomatis hanya bisa berharap agar Mamardashvili bisa tampil baik sampai kiper utamanya tersebut kembali memperkuat The Reds di akhir musim ini.
Salah satu hal yang membuat cederanya Alisson patut disesalkan, lantaran ia cedera di momen kritis.
Liverpool diketahui masih berjuang di tiga kompetisi berbeda musim ini.
Di Piala FA dan Liga Champions, Liverpool sama-sama masih bertahan di babak perempat final alias 8 besar.
Tanpa Alisson, Liverpool jelas bakal mengalami situasi sulit, menghadapi dua kelas kakap di babak tersebut.
Di babak perempat final Piala FA, Liverpool bakal bertanding melawan Manchester City tanpa Alisson pada Sabtu (4/4/2026) besok malam.
Sementara di Liga Champions, Alisson bakal absen memperkuat Liverpool saat melawan PSG dalam dua leg beruntun.
Di Liga Inggris, posisi Liverpool juga belum aman di zona Liga Champions, lantaran masih menempati peringkat kelima dengan raihan 49 poin, terpaut 5 angka dari Aston Villa yang berada di atasnya.
Dengan menyisakan 8 laga lagi, perjuangan Liverpool diprediksi makin berat, dengan absennya Alisson di momen kritis akhir musim ini.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)