TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek mengerahkan sebanyak 96 personel untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Jumat Agung di 24 gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jumat (3/4/2026).
Pengamanan dilakukan guna memastikan rangkaian ibadah umat Kristiani dalam memperingati wafatnya Yesus Kristus berlangsung aman, lancar, dan khusyuk.
Kasihumas Polres Trenggalek AKP Katik mengatakan, puluhan personel tersebut berasal dari jajaran Polres maupun Polsek di wilayah hukum Trenggalek.
Selain itu, kepolisian juga menyiagakan kekuatan tambahan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
"Untuk mendukung pengamanan, kami menerjunkan sedikitnya 96 personel. Selain itu, ada 147 personel lain yang tergabung dalam peleton on call yang dapat digerakkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan," jelasnya.
Ia menambahkan, personel on call tidak hanya bersiaga, tetapi juga diterjunkan melakukan patroli wilayah sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Berdasarkan data kepolisian, terdapat 24 gereja yang menggelar ibadah Jumat Agung, terdiri dari 9 gereja di wilayah Kota Trenggalek dan 15 gereja lainnya yang berada di sejumlah kecamatan.
Secara teknis, pengamanan diawali dengan sterilisasi lokasi ibadah oleh Unit Satsamapta sebelum kegiatan dimulai.
Sterilisasi dilakukan menggunakan peralatan pendukung seperti metal detector dan mirror detector untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
Baca juga: TKA Tingkat SMP di Kota Blitar Digelar Pekan Depan, Jaringan Internet Jadi Atensi
Selain itu, petugas bersama pihak gereja juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan jemaat dengan tetap mengedepankan skala prioritas dan pendekatan humanis.
"Petugas bekerja sama dengan pengurus gereja melakukan pemeriksaan barang bawaan jemaat demi menjaga keamanan bersama," imbuh Katik.
Tidak hanya pengamanan terbuka, Polres Trenggalek juga menerjunkan tim tertutup dari Satreskrim, Satresnarkoba, dan Satintelkam sebagai penguatan pengamanan sekaligus melaksanakan patroli mobiling secara tertutup.
AKP Katik memastikan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Trenggalek tetap kondusif.
"Hingga kegiatan selesai, seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar," pungkasnya.
(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik