TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) memperoleh pendapatan sebesar Rp52 juta dari wisata Pulau Bokori selama libur Lebaran 2026.
Destinasi wisata berpasir putih tersebut berada di Desa Bajo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
Lokasinya dapat ditempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Kendari menuju dermaga penyeberangan ke Pulau Bokori.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra, Ridwan Badallah, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Bokori selama periode libur lebaran, 21–31 Maret 2026 mencapai 6.176 orang.
Dari jumlah tersebut, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp52.155.000.
Baca juga: Rute Menuju Wisata Air Terjun Kabura-burana Buton Selatan Sulawesi Tenggara, Air Jernih dan Segar
Menurut Ridwan, capaian ini menunjukkan tren positif sektor pariwisata di Sultra, khususnya pada destinasi unggulan seperti Pulau Bokori.
“Jumlah kunjungan ini menunjukkan minat wisatawan terhadap Pulau Bokori terus meningkat dan berdampak langsung pada PAD,” kata Ridwan, Jumat (3/4/2026).
Selain kunjungan wisatawan, pemanfaatan fasilitas di kawasan wisata Pulau Bokori juga tercatat cukup tinggi.
Selama periode libur lebaran, villa digunakan sebanyak 26 kali dan gazebo juga tercatat 26 kali pemakaian.
Aktivitas transportasi wisata juga turut terlihat dari penggunaan speed boat milik dinas serta ratusan kendaraan yang masuk ke kawasan wisata.
Baca juga: Puncak Wakila Muna Sulawesi Tenggara, Magnet Wisata dan Ruang Temu Pemudik di Jantung Desa Kondongia
“Tingginya minat pengunjung tidak terlepas dari daya tarik Pulau Bokori yang memiliki pasir putih bersih, panorama alam yang indah, serta fasilitas pendukung seperti dermaga, penginapan, dan area rekreasi terbuka,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ini menyebut, Pemprov Sultra akan terus mendorong pengembangan kawasan wisata, agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.
Seperti aktivitas wisata bahari, yakni snorkeling, diving, hingga wahana rekreasi air akan ditingkatkan, karena berpotensi meningkatkan daya saing Pulau Bokori sebagai destinasi unggulan di Sultra.
Ke depan, Dispar Sultra juga menyiapkan konsep paket wisata terpadu antar pulau serta membuka peluang kerja sama dengan investor untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk dari mancanegara.
“Kami terus melakukan pembenahan, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan, agar pengalaman wisata di Pulau Bokori semakin berkualitas dan mampu menjadi penggerak sektor pariwisata Sulawesi Tenggara,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)