Aceh Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, DPRA Siap Pastikan Proses Persiapan Berjalan Optimal
Nurul Hayati April 03, 2026 11:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Romi Syah Putra, memastikan pihaknya akan mengawal agar proses persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXIII tahun 2028 di Aceh berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan menyusul penetapan Aceh sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2028 melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 95 Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada 2 Februari 2026 di Jakarta.

“Sebagai mitra strategis, kami berkomitmen memastikan seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ Nasional 2028 berjalan optimal, transparan, dan akuntabel,” kata Romi, Jumat (3/4/2026).

Ia menegaskan, Komisi VII DPRA yang bermitra dengan Dinas Syariat Islam serta lembaga keistimewaan Aceh akan memberikan dukungan penuh, terutama dalam aspek legislasi dan pengawasan anggaran.

“DPRA, khususnya Komisi VII, menyambut kabar ini dengan rasa haru dan bangga. Ini adalah kemenangan bagi seluruh rakyat Aceh. Amanah ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa Aceh merupakan pusat peradaban dan syiar Qur’ani yang inklusif serta bermartabat,” ujarnya.

Menurutnya, penunjukan Aceh sebagai tuan rumah MTQ Nasional bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap peran Aceh dalam menjaga dan mengembangkan syariat Islam di Indonesia.

Romi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, ulama, dan tokoh adat untuk bersinergi menyukseskan perhelatan nasional tersebut.

Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menampilkan wajah Aceh yang religius, ramah, dan berbudaya.

“Kita ingin para tamu yang datang, para kafilah dari seluruh provinsi, pulang dengan kesan mendalam tentang kemuliaan akhlak masyarakat Aceh serta indahnya penerapan syariat Islam di daerah ini,” ungkapnya.

Baca juga: Menag Tetapkan Aceh Tuan Rumah MTQ Nasional 2028

Selain itu, politikus asal Aceh Barat Daya (Abdya) ini juga memastikan pengalokasian anggaran akan dikawal agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya tentang sukses acara, tetapi juga bagaimana kehadiran MTQ Nasional mampu menggerakkan ekonomi dan memperkuat citra Aceh di tingkat nasional,” pungkasnya.

Diketahui, penunjukan ini menjadi momentum penting bagi Aceh yang kembali menjadi tuan rumah MTQ Nasional setelah terakhir kali pada tahun 1981 atau sekitar 47 tahun lalu.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.