SURYA.CO.ID, MALANG - Pelatih AremaFC, Marcos Santos menyorot kepemimpinan wasit, termasuk keputusan penalti bagi Malut United di laga yang baru dijalaninya.
Arema FC harus menerima hasil imbang dengan skor 1-1 saat menjamu Malut United di stadion Kanjuruhan Malang, pada Jumat (3/4/2026).
Arema FC sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Nilson Barbosa pada menit 26.
Memanfaatkan sepak pojok melengkung Gustavo Franca, bola tersebut sempat mengenai Nilson Barbosa sebelum akhir masuk ke dalam gawang Malut United.
Lalu pada menit 42, petaka datang bagi Arema FC.
Wasit Naufal Adya memberikan hadiah penalti bagi Malut United setelah Alfarizi dianggap melanggar pemain Malut United Igor di kotak terlarang pada menit 36.
Setelah dilihat dari tayangan VAR, wasit pun menunjuk titik putih yang menjadi petaka bagi Arema FC.
David da Silva yang menjadi eksekutor, sukses membobol gawang Arema FC dan membantu Malut United menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang 1-1 itu pun akhirnya bertahan hingga 2x45 menit berakhir.
Baca juga: Kondisi Beda di Laga Arema FC Vs Malut United, Hanya 3 Pemain Asing di Starting XI Singo Edan
Pelatih Arema FC, Marcos Santos menganggap, keputusan dari wasit itu terlalu berlebihan.
Menurutnya, kejadian tersebut tidak seharusnya penalti yang dapat merugikan Arema FC.
"Menurut saya, itu tidak penalti,"
"Sama seperti kartu merah saat melawan Bhayangkara yang juga sangat keras, sangat berlebihan. Itu tidak perlu menurut saya," ucapnya seusai pertandingan.
Marcos merasa, ada pola kesalahan wasit yang merugikan Arema secara berurutan.
Namun ia tetap berusaha memahami bahwa wasit juga manusia yang bisa melakukan kesalahan.
"Saya percaya dia (wasit) mungkin telah mengkompensasi pelanggaran yang dia putuskan melalui VAR,"
"Tapi menurut saya, itu tidak ada penalti. Tapi itu bagian dari permainan, kita manusia, bisa saja kita membuat kesalahan," ungkapnya.
Hasil imbang itu semakin memperpanjang catatan Arema FC yang belum pernah menang dalam beberapa pertandingan beruntun di kompetisi Super League.
Hasil imbang ini membuat Arema FC tetap berada di urutan 11 klasemen sementara Super League hingga pekan 26 dengan koleksi 32 poin.
Baca juga: Persebaya Surabaya Hadapi Jadwal Padat April, Lawan Persita Hingga Arema FC
Sementara Malut United tetap menduduki posisi empat klasemen dengan 46 poin.
Marcos meminta anak asuhnya untuk tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya.
Sebab masih ada empat pertandingan lagi yang harus dijalani oleh Arema FC pada bulan April 2026 ini.
Jadwal yang padat ini harus dilalui oleh tim-tim di Super League, selepas jeda kompetisi Internasional dan Lebaran 2026 kemarin.
"Kami harus tetap bekerja, kita harus waspada, mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya yang lebih baik," tandasnya.