BREAKING NEWS : Pulang dari Kebun, Petani Sikka Terseret Banjir Deras, Ditemukan Meninggal Dunia
Hilarius Ninu April 04, 2026 01:47 AM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Hujan deras yang melanda Kabupaten Sikka, NTT sejak sore hingga malam hari membawa petaka musibah bagi warga di Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka,NTT.

Di mana Yohanes Kasirilus, seorang petani dari Dusun Watuliwung, Desa Watuliwung yang pulang dari kebun memakai sepeda motor terbawa banjir lalu ditemukan meninggal dunia, Jumat, 3 April 2026 malam.

Yohanes Kasirilus alias Justo yang mengendarai sepeda motor beat warna merah terseret derasnya air di Kali Hepang di Desa Watuliwung.

Diduga korban Justo terbawa banjir hingga 600 meter dari lokasi ia terseret air kali. Saat ditemukan warga sekitar pukul 23.30 Wita korban tersangkut di akar pohon yang ada di dalam kali.

 

Baca juga: 80 Tahun Menanti Warga Desa Kiuola TTU Akhirnya Miliki Jembatan, Tidak Lagi Terjang Banjir

 

 

Nong Manis, staf Desa Watuliwung saat dihubungi TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Sabtu, 4 April 2026 pukul 24.20 Wita membenarkan ada warga Watuliwung yang ditemukan meninggal dunia karena terseret air kali di Hepang.

"Korban yang meninggal dunia adalah warga Desa Watuliwung. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kali dan tersangkut di akar pohon. Korban bernama Yohanes Kasirilus. Ia bekerja sebagai petani. Saat ini, kami di lokasi bersama polisi untuk proses evakuasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, korban ketika dibawa banjir ada warga yang melihat motor terseret air. Kemudian warga yang melihat melaporkan kepada warga lainnya.

"Warga yang melihat motor korban terbawa banjir sekitar pukul 21.00 wita lalu melaporkan kepada warga desa dan dilakukan pencarian dan baru ditemukan pukul 23.30 Wita. Korban baru kembali dari kebunnya di 

Dusun Wetakara lalu menyebrang kali dan terbawa air," papar Nong Manis.

Senada dengan Nong Manis, Yance Moa, warga Desa Watuliwung mengaku sejak sore hingga malam hujannya sangat deras.

"Air kali cukup deras sehingga korban terbawa banjir dan ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi ia menyebrang saat pulang dari kebun. Korban tinggal di Dusun Watuliwung dan kebunya di Wetakara, Desa Watuliwung," paparnya.

Informasi lain menyebutkan, korban sudah berkeluarga dan mempunya satu anak yang sedang berada di Kupang. Istrinya saat ini sedang berada di Larantuka, Flores Timur.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.