PROHABA.CO, BANDA ACEH — Universitas Syiah Kuala (USK) mengirim 11 mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) melalui program Student Mobility yang berlangsung pada 31 Maret hingga 12 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Enhancing Quality Education for International University Impact and Recognition (EQUITY), sebagai upaya memperkuat internasionalisasi serta meningkatkan daya saing global mahasiswa.
Selain Program Studi Akuntansi, Program Studi Ekonomi Islam FEB USK juga terpilih dalam skema EQUITY melalui seleksi proposal yang kompetitif, sehingga memperoleh pendanaan untuk melaksanakan kolaborasi internasional.
Baca juga: Mahasiswa USK Raih Tiga Penghargaan di Ajang Internasional ISS 2026 di Malaysia
Selama di UKM, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, seperti perkuliahan, kolaborasi antarhimpunan mahasiswa, pertukaran budaya, serta kunjungan ke sejumlah institusi bisnis dan pendidikan di Malaysia.
Koordinator Program Studi Akuntansi FEB USK, Dr. Riha Dedi Priantana, S.E., Ak., M.Si., CA., CMA., ASEAN CPA, Jumat (3/4/2026), menyatakan, bahwa program ini menjadi bagian penting dalam strategi internasionalisasi kampus.
“Program Student Mobility ini merupakan langkah konkret Universitas Syiah Kuala dalam meningkatkan daya saing global lulusan. Melalui program EQUITY, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguatan akademik, tetapi juga pengalaman lintas budaya yang sangat dibutuhkan di era global,” ujarnya.
Selama pelaksan†aan program, mahasiswa didampingi oleh tiga dosen, yakni Prof Dr Heru Fahlevi, SE, M.Sc, CA., CertiDA, Dr Ratna Mulyany, BrAcc (Hons), MScAcc, dan Dr Riha Dedi Priantana.
Ketiganya juga berkesempatan menjadi di UKM.
Salah satu peserta, Faiz Akbar Husaini, mahasiswa International Accounting Program FEB USK, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Mengikuti Student Exchange di UKM memberikan pengalaman yang sangat berarti. Tidak hanya menambah pengetahuan akademik, tetapi juga membuka wawasan internasional dan meningkatkan kepercayaan diri,” ungkapnya.
Program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis USK dalam mempercepat target menjadi World Class University (WCU) pada 2026, melalui penguatan jejaring global dan peningkatan kualitas pembelajaran berbasis internasional. (*)