Diklat Dasar PAUD Dibuka di Banda Aceh, Dorong Profesionalisme Guru dan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Dasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) resmi dibuka di Aula Smart Room Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara HIMPAUDI dan Universitas Serambi Mekkah dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik PAUD di Aceh.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru PAUD, akademisi, serta pengurus HIMPAUDI dari berbagai daerah di Aceh.
Diklat ini difokuskan pada peningkatan kompetensi pedagogik dan profesionalisme pendidik agar mampu menjawab tantangan perkembangan pendidikan anak usia dini yang semakin dinamis.
Wakil Rektor IV Universitas Serambi Mekkah, Dr Jalaluddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama antara organisasi profesi dan perguruan tinggi harus diwujudkan dalam program nyata yang berdampak langsung.
“Kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata seperti diklat yang mampu memberikan dampak langsung kepada para pendidik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi PAUD Universitas Serambi Mekkah, Dr Wahyu Khafidah MA, menekankan pentingnya penguatan enam kemampuan dasar anak sejak usia dini.
Keenam aspek tersebut meliputi nilai agama dan moral, kematangan emosi, keterampilan sosial, kemampuan bahasa, serta pembentukan makna belajar yang positif.
“Aspek-aspek tersebut merupakan dasar penting yang harus ditanamkan sejak dini agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari segi kognitif, afektif, maupun sosial,” paparnya.
Ketua HIMPAUDI Aceh, Yulia Sari MPd menyebut pendidikan anak usia dini sebagai investasi strategis dalam menentukan masa depan generasi bangsa.
“Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis sebagai pondasi utama sebelum anak memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.
Oleh karena itu, menurutnya, sudah sepantasnya PAUD mendapatkan perhatian yang serius, baik dari segi kualitas pendidik maupun sistem pembelajarannya.
Selain pemaparan materi, diklat ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembelajaran.
Di antaranya adalah peningkatan kompetensi pedagogik guru PAUD, pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik perkembangan anak, serta kemampuan dalam merancang pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Selain itu, diklat ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan praktik baik antar pendidik, sehingga tercipta komunitas belajar yang saling mendukung.
Tidak hanya itu, diklat ini juga membantu para pendidik dalam memahami standar nasional PAUD, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak usia dini.
Acara ini turut di hadiri oleh wakil dekan Fakultas Agama Islam, dosen, para undangan.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)