Akhir Syawal Kapan? Jangan Lewatkan Puasa Enam Hari Keutamaannya Seperti Setahun Menunaikan
Nur Nihayati April 04, 2026 07:03 AM

 

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan saat bulan Syawal adalah puasa enam hari, yang dikenal sebagai puasa Syawal.

SERAMBINEWS.COM - Bulan Syawal merupakan puncak hari kemenangan setelah menunaikan puasa selama sebulan penuh.

Di dalam bulan tersebut jangan dilewatkan mengerjakan puasa selama enam hari.

Puasa enam di bulan Syawal keutamaannya seperti halnya mengerjakan puasa selama setahun.

Sehingga mari menunaikan selagi masih ada kesempatan. Nah sampai kapan batas akhirnya?

Setelah merayakan Idul Fitri, umat Islam memasuki bulan Syawal, yaitu bulan ke-10 dalam kalender Hijriah. 

Meski Ramadan telah berlalu, semangat ibadah seharusnya tidak ikut berakhir.

Syawal justru menjadi momentum untuk menjaga konsistensi amal. 

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan saat bulan Syawal adalah puasa enam hari, yang dikenal sebagai puasa Syawal.

Puasa Syawal adalah ibadah puasa sunah yang dianjurkan untuk dilakukan selama enam hari di bulan Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri. 

Hukum puasa ini adalah sunah, namun memiliki keutamaan yang sangat besar karena pahalanya disetarakan seperti berpuasa selama satu tahun penuh. 

Puasa Syawal dilakukan setelah umat Islam menyelesaikan puasa Ramadan, dimulai sejak 2 Syawal hingga akhir bulan Syawal. 

Keutamaannya bukan hanya melipatgandakan pahala, tetapi juga menjadi bentuk penyempurna ibadah Ramadan yang telah dijalankan, dikutip dari baznas.go.id.

Keutamaan puasa ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

"Barang siapa berpuasa Ramadan lalu diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim).

Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa?

Mengetahui batas waktu puasa Syawal sangat penting agar tidak keliru dalam pelaksanaannya.

Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Karena pada tanggal 1 Syawal umat Islam diharamkan berpuasa, maka pelaksanaan puasa Syawal dimulai pada:

2 Syawal 1447 H (22 Maret 2026)
Adapun batas akhirnya adalah akhir bulan Syawal, yaitu:

30 Syawal 1447 H (18 April 2026)
Dengan demikian, puasa Syawal 2026 dapat dilakukan mulai 22 Maret hingga 18 April 2026.

Sementara itu, menurut kalender versi Muhammadiyah, bulan Syawal diperkirakan berakhir pada 17 April 2026. 

Niat Puasa Syawal
Dalam menjalankan puasa Syawal, niat menjadi hal utama. 

Berikut bacaan niatnya:

"Nawaitu shauma ghadin 'an sittatin min Syawwaal sunnatan lillaahi ta'aala."
Artinya: Saya niat puasa besok dari enam hari di bulan Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Puasa Syawal

Pelaksanaan puasa Syawal cukup fleksibel dan tidak memberatkan. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Dilakukan selama enam hari di bulan Syawal
Boleh dikerjakan berturut-turut atau terpisah
Dianjurkan mendahulukan qadha puasa Ramadan jika masih memiliki utang
Tetap menjaga adab puasa seperti menahan diri dari perkataan buruk dan memperbanyak amal baik
Selain itu, penting untuk melandasi ibadah ini dengan keikhlasan, bukan sekadar rutinitas.

Haruskah Dilakukan Berturut-turut?

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah puasa Syawal harus dilakukan enam hari berturut-turut.

Mayoritas ulama, termasuk Imam Nawawi, berpendapat bahwa puasa Syawal tidak harus dilakukan secara berurutan. 

Yang terpenting adalah jumlahnya enam hari dan masih dalam bulan Syawal.

Hal ini memberikan kemudahan bagi umat Islam yang memiliki kesibukan atau kondisi tertentu. 

Misalnya, puasa bisa dilakukan pada hari Senin dan Kamis, lalu ditambah di hari lain hingga genap enam hari.

Namun, jika mampu melaksanakannya secara berurutan sejak awal bulan, hal tersebut dinilai lebih utama oleh sebagian ulama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.