Kalender Jawa Weton Sabtu Legi 4 April 2026, Jangan Terlalu Keras Kepala
Array A Argus April 04, 2026 07:27 AM

TRIBUN-MEDAN.COM,- Merujuk pada kalender Jawa weton Sabtu Legi 4 April 2026, hari ini bertepatan dengan 16 Sawal 1959 Dal atau 16 Syawal 1447 Hijriah.

Jumlah neptunya hari ini senilai 14.

Neptu tersebut merupakan kombinasi dari Sabtu 9 dan Legi 5.

Untuk hari ini, Sabtu Legi ada pada wuku Watugunung.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Jumat Kliwon 3 April 2026, Jangan Terlalu Boros

WAYANG KULIT- Pertunjukan kesenian wayang kulit dalam tradisi masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Pertunjukan kesenian wayang kulit dalam tradisi masyarakat Jawa. (Pinterest/Koji Ikuta)

Bila melihat Primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Sabtu Legi dalam wuku Watugunung dikenal memiliki kepribadian kuat dan mudah menarik perhatian.

Mereka mampu berdiri sendiri, memiliki karisma alami, serta sering menunjukkan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai situasi.

Sifat ini membuat mereka terlihat menonjol tanpa perlu berusaha keras, sehingga kehadirannya kerap diperhitungkan di lingkungan sekitar.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Kamis Wage 2 April 2026, Kendalikan Emosi Anda

Dalam pergaulan, mereka termasuk ramah dan mudah beradaptasi dengan berbagai karakter orang.

Kemewahan juga sering menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka, karena selera hidupnya cenderung tinggi.

Namun, ada kalanya mereka ikut campur dalam urusan yang bukan miliknya atau menyimpan rasa kesal lebih lama dari yang seharusnya.

Di sisi positif, mereka memiliki naluri mengayomi yang kuat serta loyal terhadap orang-orang yang dipercayainya.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Rabu Pon 1 April 2026, Hindari Kebiasaan Suka Pamer

WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit yang merupakan bagian dari kesenian masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit yang merupakan bagian dari kesenian masyarakat Jawa. (Pinterest/Nora Warrón)

Kemampuan memimpin tumbuh secara alami karena kecerdasan dan ketegasan mereka sudah terlihat sejak muda.

Karakter “lakuning rembulan” membuat mereka mudah disukai, sebab tutur dan sikapnya sering menenangkan orang lain.

Mereka juga dikenal sebagai pekerja keras yang memegang teguh tanggung jawab.

Kepekaan terhadap kebersihan dan kerapihan membuat mereka nyaman berada di lingkungan yang tertata.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Selasa Pahing 31 Maret 2026, Waspada Tipu Daya Orang Lain

Fokus ini membantu mereka menjaga kualitas kerja dan menjaga standar dalam berbagai tugas.

Meski begitu, ada sejumlah sifat yang perlu diperhatikan.

Keras kepala, boros, serta sulit ditebak sering muncul ketika emosi tidak stabil. 

Rasa cemburu yang besar dan kurangnya konsentrasi kadang dipengaruhi simbol wuku seperti Dewi Nagagini, sehingga mereka perlu belajar mengendalikan perasaan agar tidak merugikan diri sendiri.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Senin Legi 30 Maret 2026, Jangan Mudah Tersinggung

WAYANG KULIT- Ilustrasi sebuah penampilan kesenian wayang kulit yang merupakan tradisi peninggalan masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi sebuah penampilan kesenian wayang kulit yang merupakan tradisi peninggalan masyarakat Jawa. (Pinterest/Flickr)

Perpaduan semua sifat tersebut sebenarnya membawa potensi rezeki yang baik.

Mereka memiliki peluang besar mencapai keberhasilan bila mampu menata batin dan menjaga keseimbangan dalam hidup.

Saat dapat mengontrol sisi negatifnya, perjalanan hidup mereka biasanya lebih lancar dan memberi hasil memuaskan.

Arah Keberuntungan

Menurut primbon Jawa, weton Sabtu Legi pada wuku Watugunung memiliki dua arah keberuntungan utama, yaitu Selatan dan Barat.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Sabtu Wage 28 Maret 2026, Tetap Tenang dan Waspadai Fitnah

Kedua arah ini dipercaya membantu kelancaran rezeki serta mendukung berbagai langkah penting dalam hidup.

Saat digunakan sebagai acuan dalam bepergian atau memulai urusan besar, arah tersebut dianggap memperkuat peluang sukses.

Arah Selatan membawa keberuntungan terkait kebutuhan pokok seperti pakaian dan kestabilan hidup.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Jumat Pon 27 Maret 2026, Buang Segala Sifat Negatif

WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Ilustrasi pertunjukan wayang kulit yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat Jawa. (Pinterest/WH Official)

Mereka yang mengikuti arah ini dipercaya lebih mudah menemukan kejelasan dalam urusan karier, pekerjaan, maupun rencana pernikahan.

Energinya mendukung langkah yang membutuhkan ketenangan dan ketegasan agar hasilnya lebih pasti.

Sementara itu, arah Barat berkaitan dengan makanan, sumber nafkah, serta peningkatan kekayaan.

Arah ini cocok dipilih saat memulai usaha, berdagang, atau menanam modal.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Kamis Pahing 26 Maret 2026, Tetaplah Menjadi Sosok yang Sabar

Bagi yang ingin memperluas peluang ekonomi, mengikuti arah tersebut diyakini membantu memperlancar usaha dan memperbesar peluang mendapatkan manfaat yang menguntungkan.

Pantangan

Weton Sabtu Legi pada wuku Watugunung memiliki beberapa pantangan yang sebaiknya diperhatikan agar langkah hidup tetap selaras.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Rabu Legi 25 Maret 2026, Jangan Terlalu Pelit

WAYANG KULIT- Seorang dalang sedang menunjukkan kebolehannya dalam memainkan wayang kulit. Wayang kulit adalah kesenian masyarakat Jawa.
WAYANG KULIT- Seorang dalang sedang menunjukkan kebolehannya dalam memainkan wayang kulit. Wayang kulit adalah kesenian masyarakat Jawa. (Pinterest/Kiki Marasta)

Arah Timur dianggap kurang baik selama masa wuku karena berpotensi memunculkan masalah, sesuai simbol Hyang Ontaboga.

Selain itu, setelah selamatan, arah Barat Laut perlu dihindari selama tujuh hari karena dipercaya sebagai titik yang menyimpan bahaya.

Dalam kehidupan sehari-hari, sikap juga menjadi bagian penting yang harus dijaga.

Menghindari kemarahan berlebih, kesombongan, dan ucapan kasar membantu menjaga suasana tetap harmonis.

Baca juga: Kalender Jawa Weton Selasa Pon 17 Maret 2026, Pantang Menyerah Tapi Sedikit Ceroboh

Sikap rendah hati mendorong energi baik lebih mudah mengalir, sementara perilaku buruk justru menarik situasi yang tidak diinginkan.

Dari sisi usaha dan kesehatan, fokus pada satu bidang lebih dianjurkan daripada merangkap banyak pekerjaan.

Rutinitas yang bertumpuk hanya akan menguras tenaga, terlebih karena weton ini cenderung mudah lelah pada periode tertentu seperti bulan Suro atau Safar.

Tidak bersikap angkuh, tidak pelit, dan tidak lalai, serta rajin beribadah menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan serta membuka peluang keberuntungan.(ray/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.