TRIBUNMATARAMAN.COM - Persebaya Surabaya akan menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026) malam.
Laga ini diprediksi berjalan sengit mengingat kondisi kedua tim yang cukup kontras.
Persebaya sebenarnya memiliki modal positif usai menang 0-1 pada pertemuan putaran pertama.
Namun pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan, karena kekuatan kedua tim kini sudah jauh berbeda.
Baca juga: Jadwal Lengkap MotoGP Sirkuit Jerez Spanyol Live Trans7, Marc Marquez Sindir Mesin Ducati
Menurutnya, Persita justru tengah berada dalam performa terbaik.
Dua kemenangan beruntun, termasuk saat menumbangkan PSM Makassar 4-2 dan Madura United 4-1, membuat kepercayaan diri tim meningkat.
Hasil tersebut juga mengantarkan Persita ke peringkat lima klasemen sementara dengan 41 poin, unggul dua tingkat dari Persebaya yang berada di posisi ketujuh.
“Saya pikir saat ini Persita lebih kuat. Mereka memiliki pemain-pemain bagus,” ujar Bernardo Tavares dalam konferensi pers jelang laga.
Ia menilai dinamika tim lawan mengalami peningkatan signifikan, terutama dari sisi mental dan konsistensi permainan setelah meraih kemenangan beruntun.
Di sisi lain, Persebaya justru datang dengan kondisi kurang ideal. Bajol Ijo belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhir, setelah bermain imbang 2-2 melawan Persib dan kalah telak 5-1 dari Borneo FC. Hasil tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim untuk kembali bangkit.
“Tidak mudah setelah kalah 5-1 dan harus menunggu lama untuk bermain lagi. Sepak bola bagi saya adalah kemenangan,” ungkapnya.
Situasi semakin sulit karena Persebaya masih dihantui badai cedera. Sejumlah pemain belum pulih sepenuhnya, bahkan beberapa di antaranya diperkirakan tetap harus dimainkan meski belum dalam kondisi terbaik.
“Kondisi pemain tidak seperti yang kami harapkan. Banyak yang cedera dan mungkin harus bermain meski tidak 100 persen,” jelas pelatih asal Portugal itu.
Meski demikian, Bernardo Tavares tetap optimistis timnya mampu meraih hasil maksimal, terlebih bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter.
“Jika kami ingin menang, kami harus menunjukkan di lapangan bahwa kami lebih menginginkan kemenangan daripada lawan,” tegasnya.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Persebaya untuk bangkit sekaligus menjaga asa bersaing di papan atas klasemen.
(tribunmataraman.com)